Jenazah Remaja Klaten yang Diduga Lompat ke Bengawan Solo Ditemukan

Achmad Syauqi - detikNews
Senin, 30 Mar 2020 09:59 WIB
Ilustrasi mayat tenggelam
Ilustrasi -- Foto: Edi Wahyono
Klaten -

Jenazah remaja 13 tahun asal Desa Sidowarno, Kecamatan Wonosari, Klaten yang diduga terjun ke Bengawan Solo akhirnya bisa ditemukan. Jenazah korban ditemukan di Kecamatan Masaran, Sragen, 36 km dari lokasi kejadian.

"Ditemukan di alur Bengawan Solo wilayah Kabupaten Sragen," ungkap Sekretaris SAR Kabupaten Klaten, Deny Nur Indragani pada detikcom, Senin (30/3/2020) pagi.


Deny mengatakan survivor ditemukan oleh tim SAR Solo Raya dan Basarnas. Posko pencarian di Klaten menerima pemberitahuan sekitar pukul 05.00 WIB. "Kita dapat kabar jam 05.00 WIB. Kita berangkatkan satu regu dengan mobil ambulans untuk menjemput jenazah," lanjut Deny.

Koordinator Basarnas pos SAR Surakarta, Arif Sugiyarto mengungkapkan operasi pencarian dilakukan dengan metode explore SAR. Tim SAR gabungan menyisir dengan perahu karet dari TKP ke arah Utara.

"Kita sisir ke Utara dan korban berhasil ditemukan di Jembatan Sari. Jarak dari TKP kurang lebih 36 km tepatnya di Desa Pringanom, Kecamatan Masaran Kabupaten Sragen " ungkap Arif saat dihubungi detikcom.

Dengan ditemukannya korban, kata Arif, selanjutnya korban dibawa ke rumah duka dan operasi SAR dinyatakan selesai dan tim SAR gabungan kembali ke satunnya masing- masing.


Nur Wahid, ayah korban mengatakan anak pertamanya itu pergi dari rumah kakeknya di dekat jembatan. Saat dibuntuti dan diajak pulang, melompat dari jembatan.

"Jadi yang tahu persis kakeknya. Namun sejak setahun terakhir memang sakit-sakitan, sudah dibawa ke rumah sakit dan ini dalam masa pemulihan," jelas Nur Wahid pada detikcom di rumahnya.

Sebelumnya diberitakan, seorang remaja terjun ke Bengawan Solo dari jembatan Sidowarno, Kecamatan Wonosari, Klaten. Tim SAR gabungan menyisir sekitar jembatan dan berkoordinasi dengan SAR Solo Raya untuk menemukan korban. Sabtu (28/3).

==
Informasi dalam artikel ini tidak ditujukan untuk menginspirasi kepada siapapun melakukan tindakan serupa. Bagi Anda pembaca yang merasakan gejala depresi dengan kecenderungan berupa pemikiran untuk bunuh diri, segera konsultasikan persoalan Anda ke pihak-pihak yang dapat membantu, seperti psikolog, psikiater, ataupun klinik kesehatan mental.

(mbr/mbr)