Di Tengah Pandemi Corona, 4 Anak Meninggal karena DBD di Klaten

Achmad Syauqi - detikNews
Senin, 23 Mar 2020 16:39 WIB
Kantor Dinas Kesehatan Pemkab Klaten di Jalan Pemuda Selatan, Senin (23/3/2020).
Foto: Kantor Dinas Kesehatan Pemkab Klaten, Jalan Pemuda Selatan, Senin (23/3/2020). (Achmad Syauqi/detikcom)
Klaten -

Empat orang dilaporkan meninggal dunia akibat demam berdarah dengue (DBD) di Klaten dalam waktu tiga bulan. Pemkab Klaten memastikan DBD tetap menjadi prioritas selain virus Corona atau COVID-19.

"DBD tetap menjadi prioritas kita juga. Sebab dalam kurun waktu tiga bulan saja sudah ada empat yang meninggal," terang Asisten Tata Pemerintahan dan Kesra Pemkab Klaten, Ronny Reokmito pada detikcom di ruang kerjanya, Senin (23/3/2020).

Ronny yang juga Ketua Satuan Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan Corona Pemkab Klaten menilai angka kematian akibat DBD di wilayahnya mengejutkan.

"Ini mengejutkan. Sebab 4 orang meninggal dan kemarin ada warga dari Kecamatan Cawas minta fogging," ungkap Ronny.

Dia menjelaskan, dinas dan semua jajaran termasuk dengan kemenag, MUI dan forkopimda sudah mengadakan rapat koordinasi.

Selanjutnya
Halaman
1 2