Siswa yang Batuk-Pilek Usai Jenguk Jemaah Umroh di Klaten Ternyata DB

- detikNews
Minggu, 15 Mar 2020 16:49 WIB
Gedung UGD lama RSUP Dr Soeradji Tirtonegoro disiapkan untuk menangani kasus Corona
Foto: Gedung UGD lama RSUP Dr Soeradji Tirtonegoro disiapkan untuk menangani kasus Corona (Acmad Syauqi/detikcom)
Klaten -

Seorang siswa asal Kabupaten Gunungkidul sempat diobservasi karena mengeluh batuk-pilek usai menjenguk jemaah umroh di Klaten. Ternyata siswa tersebut positif demam berdarah, bukan virus Corona atau COVID-19.

"Hasilnya positif demam berdarah (DB) dan negatif Corona. Gejala awalnya kan mirip," ungkap Direktur Medik dan Keperawatan RSUP Dr Soeradji Tirtonegoro Klaten, dokter Juli Purnomo kepada detikcom, Minggu (15/3/2020).

Juli menjelaskan pasien siswa tersebut semula memiliki riwayat kontak dengan ustaznya yang baru saja pulang umroh. Siswa tersebut lalu mengeluhkan gejala COVID-19 lalu diputuskan diobservasi.

"Sebab pernah kontak dengan orang yang habis umroh, kita cek sekalian daripada berisiko. Setelah kita cek ulang ternyata DB," lanjut Juli.

Dengan hasil negatif virus Corona, saat ini pasien sudah dipindahkan ke bangsal. Siswa tersebut dirawat di ruang observasi hanya satu malam.

"Semalam saja, dan hanya observasi saja itu," ujar Juli.

Terpisah, juru bicara satgas percepatan penanggulangan Corona Pemkab Klaten, dokter Anggit Budiarto mengatakan kondisi pasien tersebut membaik. Meskipun sebelumnya sempat dinyatakan suspect.

"Diakui sempat dinyatakan suspect dan masuk ruang observasi. Sebab awalnya dari pemeriksaan rontgen ada pneumoni dan leukosit menurun," terang Anggit yang juga Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Pemkab Klaten.

Warga Italia Nyanyikan Lagu 'Roar', Katy Perry: 'We Are The One':