Round-Up

Imbas Corona: Sekolah se-Jateng Diliburkan, CFD dan Study Tour Dibatasi

Tim detikcom - detikNews
Minggu, 15 Mar 2020 09:23 WIB
Perlambat Sebaran Corona, Jerman Mulai Tutup Sekolah
Ilustrasi sekolah libur karena Virus Corona (Foto: DW-News)
Yogyakarta -

Merebaknya penyebaran Virus Corona diantisipasi Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dengan meliburkan siswa-siswa sekolah. Pengecualian diterapkan hanya bagi peserta Ujian Nasional tingkat SMA/SMK yang tetap berjalan.

Keputusan ini disampaikan Gubernur Jateng Ganjar Pranowo usai rapat koordinasi bersama seluruh kepala dinas dan forkopimda di kantornya, Jl Pahlawan, Semarang, Sabtu (14/3) malam. Libur sekolah ini dimulai pada Senin (16/3) hingga dua pekan ke depan.

"Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) libur dua minggu diganti secara online. Yang ujian di luar Solo masih berjalan. Saya akan ikuti perkembangan terus terkait beberapa pasien yang dirawat," kata Ganjar di kantornya, Jalan Pahlawan Semarang, Sabtu (14/3/2020).

"Se-Jateng, akan diikuti SD, SMP juga,"lanjutnya.

Dia mengatakan tracking terkait pasien positif Corona yang meninggal di Solo juga masih terus dilakukan dan dipantau perkembangannya. Ganjar menyebut informasi terkait libur sekolah masih akan disampaikan dinamis.

"Artinya kalau kita ini tracking kita lakukan menemukan, bukan tidak mungkin liburkan secara dinamis untuk bergerak. Tracking masih berjalan dibantu masyarakat, tenaga kesehatan dari dinkes, semua," jelasnya.

Ganjar menambahkan pihaknya masih berkoordinasi terkait pembelajaran secara online, salah satunya dengan aplikasi Ruang Guru. Terkait kegiatan perkuliahan, Ganjar menjelaskan beberapa universitas masih menjalin komunikasi terkait keputusan akan diliburkan atau dilakukan kegiatan secara online.

"Perguruan tinggi belum, beberapa universitas masih bicara," tegasnya.

Gubernur Ganjar Liburkan Sekolah se-Jateng Antisipasi Wabah Corona:

Selanjutnya
Halaman
1 2