Ma'ruf: Tak Masuk 10 Besar, RI Cuma Beri Stempel Produk Halal Dunia

Bayu Ardi Isnanto - detikNews
Rabu, 11 Mar 2020 19:51 WIB
Wakil Presiden Maruf Amin di UNS, Solo, Rabu (11/3/2020).
Wakil Presiden Ma'ruf Amin di UNS, Solo, Rabu (11/3/2020). (Foto: Bayu Ardi Isnanto/detikcom)
Solo -

Wakil Presiden (Wapres) Ma'ruf Amin menyebut Indonesia merupakan negara berpenduduk muslim terbesar dunia. Ironisnya Indonesia tidak masuk dalam 10 besar produsen halal dunia.

Hal tersebut disampaikan Ma'ruf Amin dalam sambutannya usai meraih penghargaan di bidang pengembangan ekonomi syariah di Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo hari ini.

"Indonesia belum termasuk, bahkan tidak termasuk dalam 10 besar produsen halal dunia," kata Ma'ruf, Rabu (11/3/2020).

Ma'ruf menyebut dua negara produsen produk halal dunia adalah Brazil dan Australia. Padahal mayoritas penduduk kedua negara itu tidak memeluk agama Islam.

Selama ini, kata Ma'ruf, banyak negara-negara yang meminta pengakuan Indonesia dalam menentukan kehalalan produk mereka. Namun pengakuan tersebut hanya sebatas pada pemberian stempel, bukan sebagai produsen produk halal.

"Indonesia hanya terbatas pada memberikan sertifikat pengakuan halal atau disebut untuk menstempel halal," ujarnya.

Untuk mengejar ketertinggalan, pemerintah kini membentuk Komite Nasional Ekonomi dan Keuangan Syariah (Koneks). Sebagai ketua dan ketua hariannya adalah presiden dan wapres.

Tonton juga Lewat Omnibus Law, Menag Ingin Pangkas Proses Sertifikasi Halal :

Selanjutnya
Halaman
1 2