Keris Diponegoro Kiai Naga Siluman, Kok yang Dipulangkan Nagasasra?

Pradito Rida Pertana - detikNews
Selasa, 10 Mar 2020 14:06 WIB
Akhirnya! Keris Pangeran Diponegoro Diserahkan Belanda ke Jokowi
Keris Pangeran Diponegoro yang dikembalikan ke Indonesia. (Foto: Andhika Prasetia/detikcom)
Yogyakarta -

Pemerintah Belanda mengembalikan keris milik Pangeran Diponegoro. Menurut penuturan ahli waris dan dari cerita tutur, keris Diponegoro adalah keris naga siluman. Namun keris yang dikembalikan dari Belanda itu merupakan keris dengan dhapur (rancang bangun) nagasasra.

Dalam khasanah keris Jawa, ada puluhan bahkan ratusan jenis dhapur atau rancang bangun sebuah keris. Keris dhapur naga misalnya, juga sangat banyak jenis. Dhapur nagasasra dan dhapur naga siluman, adalah dua rancang bangun keris yang berbeda dan memiliki ciri, ricikan, serta bentuk yang berbeda yang telah baku.

Ahli waris maupun kalangan tradisional Jawa pada umumnya, selama ini mempercayai bahwa keris Pangeran Diponegoro adalah keris naga siluman. Keris itulah yang diperkirakan disita Belanda seiring penangkapan sang Pangeran pada tahun 1830 di Magelang, bersama tiga barang lainnya yaitu sebuah tombak, sebuah senjata cakra dan sebuah pelana kuda.


Namun keris yang diyakini sebagai milik Pangeran Diponegoro yang dikembalikan pihak belanda ke Indonesia, ternyata bukan dhapur naga siluman. Dari foto-foto yang beredar, baik keluarga maupun masyarakat umum meyakini keris tersebut dhapur nagasasra.

"Kalau melihat fisiknya (keris yang dikembalikan Pemerintah Belanda ke Indonesia) itu dhapur keris nagasasra, itu kalau bicara dhapur ya," papar keturunan ketujuh Pangeran Diponegoro, Roni Sodewo, kepada detikcom, Selasa (10/3/2020).

"Kalau kita bicara dhapur, keris yang dikembalikan oleh Belanda itu bukan ber-dhapur naga siluman. Itu dhapur-nya adalah nagasasra kamarogan (keris dhapur nagasasra yang dilapisi hiasan emas)," imbuh Roni.

Selanjutnya
Halaman
1 2 3