Rektor Unnes Polisikan Pelapor Dugaan Plagiat Disertasi

Angling Adhitya Purbaya - detikNews
Jumat, 28 Feb 2020 22:26 WIB
Rektor Universitas Negeri Semarang (Unnes), Fathur Rokhman, Rabu (24/7/2019).
Universitas Negeri Semarang (Unnes). (Foto: Angling Adhitya Purbaya/detikcom)
Semarang -

Rektor Universitas Negeri Semarang (Unnes), Fathur Rokhman, melaporkan Yunantyo Adi Setyawan (Yas) ke Polda Jawa Tengah. Yas dilaporkan terkait dugaan pencemaran nama baik menyusul aduan dugaan plagiat disertasi Fathur ke UGM.

Pelaporan dilakukan 9 Januari 2020 lalu dan Yas sudah dipanggil untuk dimintai keterangan. Menurut kuasa hukum Fathur Rokhman, Muhtar Hadi Wibowo, pelaporan ke Polda Jateng merupakan hak hukum kliennya.

"Klien saya telah menggunakan hak hukum karena ada oknum seseorang yang telah memfitnah dan mencemarkan nama baik," kata Muhtar kepada detikcom, Jumat (28/2/2020).

Menurutnya, terlapor bertindak sewenang-wenang karena Fathur Rokhman memiliki bukti-bukti terkait disertasinya yang menunjukkan bukan plagiat. Para pembimbing Fathur di UGM juga disebutnya sudah memberikan keterangan tidak ada plagiat.

"Bukti data sudah kita infokan dengan rinci ke UGM bahwa klien saya sangat jelas dan gamblang tidak melakukan plagiasi waktu menempuh S3 di UGM 17 tahun lalu," ungkap Muhtar.

"Senat Akademik Unnes juga telah melakukan investigasi, hasil memutuskan tidak ada plagiasi terhadap disertasi S3 Prof. Dr. Fathur Rokhman, M.Hum, semua pembimbing dari UGM juga telah membantah ada plagiasi. Jelas-jelas pelapor dugaan plagiasi bertujuan menghina, fitnah, mencemarkan nama baik dan merusak kehormatan seseorang," ujarnya.

Muhtar menganggap aneh dengan adanya isu plagiat yang diangkat oleh terlapor.

"Disertasi yang sudah 17 tahun lalu waktu menempuh S3 di UGM dilaporkan plagiasi sangat aneh bin ajaib. Disertasi 17 tahun baru diungkit, mungkin sekarang dicari-cari salahnya dengan dalil menjernihkan persoalan apa tidak ada kerjaan lain, ini perbuatan yang sewenang-wenang terhadap klien saya," katanya.

Ia menjelaskan, kliennya sudah menawarkan upaya kekeluargaan dengan Yas tapi ternyata tidak disambut baik. Maka pihaknya mengambil langkah melapor ke polisi terkait tuduhan fitnah dan pencemaran nama baik seperti diatur dalam pasal 317 dan 310 KUHP.

"Prof. Dr. Fathur Rokhman, M.Hum juga telah menawarkan upaya kekeluargaan akan tetapi yang bersangkutan tidak menyambut dengan baik, maka upaya hukum ditempuh agar orang yang memfitnah dan mencemarkan nama baik tersebut mendapat hukum yang layak," tegasnya.

Selanjutnya
Halaman
1 2