Pengakuan Bapak Penjual Es Nekat Curi Sekotak Susu yang Bikin Sedih

Robby Bernardi - detikNews
Jumat, 28 Feb 2020 22:18 WIB
Tangkapan layar bapak penjual susu mencuri susu bayi
Foto: Tangkapan layar bapak penjual susu mencuri susu bayi (dok. YouTube PoLenTir Channel)
Pekalongan -

Video seorang bapak penjual es nekat mencuri sekotak susu bayi memantik rasa iba. Bapak itu ternyata nekat mencuri sekotak susu karena uang hasil jualan esnya tak cukup.

Dari penelusuran detikcom, video yang diunggah akun YouTube PoLenTir Channel itu terjadi di wilayah hukum Polsek Pekalongan Selatan, Pekalongan, Jawa Tengah pada Selasa (29/10) lalu. Video itu diambil sekitar pukul 13.00 WIB di minimarket Jl HOS Cokroaminoto Kuripan Lor, Pekalongan Selatan.

Diketahui bapak penjual es gepeng itu berinisial HR (51). Sedangkan pria yang memakai kaos berkerah dengan logo polisi adalah Banit Intelkam Polsek Pekalongan Selatan, Bripka Windo Nur Suhud.

Dalam video berdurasi 5 menit 18 detik tersebut, terlihat HR berbincang dengan Windo di depan minimarket. HR ternyata dimintai keterangan oleh Windo setelah ketahuan mencuri susu kotak di minimarket.

Kepada Windo, HR mengaku baru sekali mencuri. Ia terpaksa mencuri karena teringat harus membelikan susu untuk dua anaknya saat melintas depan minimarket.

Sembari menghitung uang receh hasil jualannya, HR meminta maaf bahkan sempat menangis menjelaskan kondisi dirinya pada Windo.

"Saya gak pernah (mencuri) Pak, serius. Saya ke sini itu karena kepikiran anak. Lha ini saya baru dapat uang hasil jualan segini (45 ribu) Pak," kata HR di hadapan Windo.

HR mengaku uang dari hasil jualan es gepengnya tak cukup untuk membeli susu bagi anaknya. Es gepeng yang dijual keliling ke sekolah-sekolah dari pagi hingga siang itu baru laku 45 buah dengan harga satu es Rp 1.000.

"Itu es gepeng untuk anak-anak. Harganya seribuan satu," katanya.

Dalam perbincangan dalam video tersebut, HR juga mengaku uang hasil jualan masih harus disisihkan untuk modal membeli bahan-bahan pembuatan es gepeng di rumah. Sedangkan harga susu bubuk satu kotak sekitar Rp 37 ribu.

Dan di kantong jualannya, HR mengatakan masih menyisakan banyak es gepeng yang belum laku terjual. Biasanya dalam sehari, ia bisa menjual 80 es gepeng dari 100 es gepeng yang dibawanya. Dari 80 es gepeng tersebut dirinya mendapatkan uang Rp 80 ribu. Uang Rp 45 ribu dipakai untuk belanja bahan pembuatan es, sisanya untuk makan sehari-hari.

Saat dimintai konfirmasi, Windo menuturkan kala itu dia ditelepon istrinya yang memberitahu ada kasus pencurian. Kebetulan istrinya juga berada di minimarket tersebut.

"Saya langsung mendatangi lokasi dan mengamankan pelaku yang sebelumnya sempat kabur," kata Windo kepada detikcom, Jumat (28/2/2020).

Selanjutnya
Halaman
1 2