Round-Up

Tower SUTT PLN di Rembang Roboh Timpa Rumah, 3 Kabupaten Gelap-gelapan

Arif Syaefudin - detikNews
Kamis, 27 Feb 2020 09:17 WIB
Tower listrik roboh di Rembang
Tower listrik roboh di Rembang. (Foto: Arif Syaefudin/detikcom)
Rembang -

Tower Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT) milik PLN yang berada di Desa Kabongan Kidul, Rembang, roboh pada Selasa (25/2) malam. Imbasnya, jaringan listrik di 3 Kabupaten sempat mengalami padam total.

Tower SUTT yang mengalami roboh berada di wilayah RT 1 RW 4 Desa Kabongan Kidul, Kecamatan Kota Rembang. Tower menimpa sebagian besar bangunan rumah milik Lilik Julianto hingga rusak parah.


Manajer ULP PLN Rembang, Arif Setiawan menjelaskan tower yang ambruk merupakan jaringan penyalur dari PLTU untuk konsumsi wilayah Rembang, Pati dan Blora. Sehingga listrik di ketiga Kabupaten tersebut sempat mengalami padam total hingga 4 jam lamanya.

"Sempat padam total di 3 Kabupaten, Rembang, Pati dan Blora itu total semalam usai kejadian. Tapi jam 03.00 WIB sudah berangsur normal di beberapa titik kita alihkan dari yang semula menggunakan jaringan dari Rembang kemudian pakai dari timur," papar Arif kepada detikcom, Rabu (26/2).

Pihak PLN menargetkan operasional distribusi listrik di wilayah Kabupaten Rembang dan sekitarnya baru akan kembali normal pada Kamis malam.

"Targetnya mungkin Kamis malam baru bisa normal secara total. Kami upayakan bisa normal lagi. Kamis pagi kami mulai pasang tower baru, sehingga setidaknya Kamis malam baru bisa proses distribusi normal," jelasnya.


Ia menambahkan, di sekitar lokasi kejadian terjadi hujan dengan intensitas cukup tinggi selama 3 hari terakhir. Menyebabkan tanah di sekitar lokasi tergenang air.

"Beberapa hari kemarin kan hujan terus, sehingga di lokazi kejadian tergenang air. Akibatnya tulangan tower jadi kurang kekuatan sampai mengakibatkan ambruk," imbuhnya.


Di sisi lain, imbas dari insiden tersebut dua orang dilarikan ke RSUD dr R Soetrasno Rembang karena mengalami sejumlah luka akibat terkena reruntuhan bangunan yang tertimpa tower. Atas dasar itulah, pihak kepolisian kini turun tangan menyelidiki insiden tersebut.

Kapolres Rembang AKBP, Dolly A Primanto mencurigai adanya unsur kelalaian atas insiden tersebut. Sehingga pihaknya akan menyelidiki sebab-sebab terjadinya insiden tower roboh tersebut.



"Kami pasang garis polisi di sekitar lokasi kejadian, untuk mengamankan agar warga tidak mendekat ke lokasi. Karena berbahaya itu. Kami akan selidiki insiden ini, apakah ada unsur kelalaian atau tidak. Karena menimbulkan korban juga," jelas Dolly, Rabu (26/2).

Simak Video "Tower Ambruk Timpa Gedung SD di Maros, 8 Murid Luka-luka"

[Gambas:Video 20detik]



(mbr/mbr)