Penipu Bermodus Wedding Organizer Ditangkap Korbannya di Semarang

Angling Adhitya Purbaya - detikNews
Rabu, 26 Feb 2020 22:14 WIB
Ilustrasi Penipuan
Foto: Ilustrasi by Mindra Purnomo
Semarang -

Seorang pria menipu belasan orang dengan berkedok sebagai wedding organizer (WO) di Semarang. Ia kemudian ditangkap oleh para korbannya dengan dibantu kepolisian.

Plt Kapolsek Semarang Timur, Iptu Budi Antoro menjelaskan peristiwa penipuan tersebut sudah terjadi bulan Agustus 2019 lalu. Korban dimintai uang Rp 42 juta dari total Rp 65 juta untuk mengurus pernikahan.

"Kerugian korban yang di sini (Semarang Timur) Rp 42 juta," kata Budi saat dihubungi detikcom, Rabu (26/2/2020).

Korban berusaha menghubungi pelaku hang diketahui bernama Mardian Ade Saputra (33) namun gagal. Kemudian korban melapor ke Polrestabes Semarang dan ternyata korbannya tidak hanya satu.

"Korbannya belasan sekitar 15 sampai 18 orang. Mereka membuat grup dan berkoordinasi," jelasnya.

Kasus tersebut dilimpahkan ke Polsek Semarang Timur dan ternyata pelaku belum ditemukan. Kemudian pada 12 Februari 2020 lalu salah satu korban melihat pelaku sedang bersama keluarganya di sekitar Jalan Thamrin Semarang.

"Seorang korban lihat pelaku kemudian menghubungi yang lain. Korban kemudian berkoordinasi dengan kami dan dilakukan penangkapan," tandasnya.

Budi menyebutkan, modus yang dilakukan pelaku yaitu merayu korban yang akan menikah dengan menawarkan jasa WO dengan harga miring. Pelaku juga berganti-ganti nama WO.

"Iya modusnya menawarkan harga miring satu set, ya semuanya. Namanya ganti-ganti," tegasnya.

Saat ini pelaku yang merupakan warga Genuk itu dijerat pasal 372 KUHP tentang penggelapan dengan ancaman hukuman empat tahun penjara. Budi mengimbau jika masih ada yang merasa menjadi korban agar bisa melapor.

"Jika ada yang menjadi korban silahkan melapor ke Polsek terdekat," ujarnya.

(rih/mbr)