Ganjar Akan Kirim Ahli untuk Teliti 15 Ha Tanah Ambles di Batang

Robby Bernardi - detikNews
Jumat, 21 Feb 2020 22:38 WIB
50 hektare tanah ambles di batang, jateng. 20/2/2020
Tanah ambles di Batang (Foto: Robby Bernardi/detikcom)
Batang -

Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo menjanjikan akan segera mengirim ahli geologi dan BMKG untuk mengetahui penyebab terjadinya 15 hektare tanah yang ambles di Batang.

"Di Jawa Tengah memang rawan bencana mulai dari tanah ambles, micro sesar dan lainnya, dan bencana tersebut potensi di banyak tempat," kata Ganjar Pranowo saat mengunjungi korban pascabanjir di Desa Kalipucang Wetan, Batang, Jumat (21/2/2020) malam.

Sedangkan terkait bencana tanah ambles di Desa Jolosekti, Kecamatan Tulis, Batang, pihaknya akan membantu mendatangkan ahlinya geologi dan dari BMKG.

"Untuk kasus amblesnya tanah di Desa Jolosekti Batang yang ada 15 hektaran, akan kita bantu cheking dan kalau perlu kita datangkan ahlinya," kata Ganjar Pranowo.


Dengan mendatangkan tim ahli Geologi dan BMKG ini diharapkan akan diketahui seberapa besar potensi kerawanannya, sebagai antisipasi daerah rawan bencana.

"Ini menjadi penting agar masyarakat tahu. Agar program keluarga tahan bencana, keluarga tangguh bencana bisa dimengerti dan dipahami ketika tanahnya dan bangunannya sehingga tahu risikonya dan dapat meminimalisir," kata Ganjar.


Peristiwa alam tanah ambles terjadi di Desa Jolosekti, Kecamatan Tulis, Batang. Patahan tanah ini terjadi di ruas jalan desa dan lahan pertanian warga. Luasnya mencapai 15 hektare sedalam 50 cm, hingga nyaris mengisolir satu desa di sebelahnya.

Ada empat titik di sepanjang jalan desa yang ambles di Dukuh Teropong, Desa Jolosekti dan di jalan desa menuju Desa Manggis.

"Ada jalan desa ambles dan 15 hektare sawah ambles dengan kedalaman mencapai 50 cm," kata Bupati Batang, Wihaji, saat meninjau lokasi patahan tanah.

(mbr/rih)