BPCB Cek Temuan Keris Berbahan Batu yang Terkubur Tanah di Magelang

Eko Susanto - detikNews
Kamis, 20 Feb 2020 22:08 WIB
Temuan keris, teko, dan buku yang berbahan batu di Kabupaten Magelang, Kamis (20/2/2020).
Temuan keris, teko, dan buku yang berbahan batu di Kabupaten Magelang, Kamis (20/2/2020). (Foto: Dok. Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Magelang)
Magelang -

Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) mengecek temuan warga berupa benda menyerupai keris, teko, dan buku di Kabupaten Magelang. Tiga benda berbahan batu itu ditemukan terkubur dalam tanah dengan kedalaman sekitar dua meter.

Tiga benda itu ditemukan oleh Nyoto (54), warga Dusun Jlarang, Desa Kalijoso, Kecamatan Windusari.

Saat ditemui di rumahnya, Nyoto mengaku awalnya ia akan mencari batu untuk membuat talut di tegalan miliknya pada Jumat (7/2) sekitar pukul 09.00 WIB. Ketika mencari batu tersebut, ia menemukan lubang dan melihat ada benda tersebut.

"Saat itu, tidak sengaja menemukan lubang mendalam yang semakin sempit, kedalaman dua meter. Saya melihat barang yang aneh berupa poci," kata Nyoto, Kamis (20/2/2020).

Setelah itu, ia tidak berani untuk mengangkat benda tersebut kemudian menutup lubang tersebut. Ia lantas melaporkan penemuan tersebut ke Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Magelang.

"Saya tidak berani memegang. Saya melaporkan pada dinas kalau ada manfaat dari penemuan itu," ujarnya.

Atas laporan tersebut, pada Rabu (12/2), Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Magelang menuju lokasi dan mengangkat tiga benda yang ada. Di antaranya benda mirip keris, teko, dan buku. Saat ini, ketiga benda tersebut disimpan di rumah Nyoto.

BPCB Cek Temuan Keris Berbahan Batu yang Terkubur Tanah di MagelangLokasi penemuan keris berbahan batu di Dusun Jlarang, Desa Kalijoso, Kecamatan Windusari, Kabupaten Magelang, Kamis (20/2/2020). Foto: Eko Susanto/detikcom

Saat dimintai konfirmasi, Kepala Bidang Kebudayaan, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Magelang, Mantep mengatakan satu per satu benda tersebut sudah diangkat mulai dari teko, keris dan batu berbentuk buku.

Untuk keris setelah dicuci tampak ada tulisan WALISANGA, kemudian teko ada tulisan huruf Jawa, PEJUANG NEGARA. Kemudian di buku ada huruf Arab bertuliskan, BISMILAHIRAHMANI SYEH RADEN MAS BROWINATA.

"Atas temuan ini, kami kemudian melaporkan menuju Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Jawa Tengah. BPCB pun pada Senin (17/2) sudah datang menuju lokasi penemuan benda tersebut," terang Mantep.

Pihaknya masih menunggu hasil kajian dari BPCB terkait temuan benda-benda itu. "Nanti kami menunggu surat resmi dari BPCB bagaimana atas temuan benda tersebut," ujarnya.

Selanjutnya
Halaman
1 2