Isak Tangis Iringi Pemakaman Sertu Dita Korban Heli MI-17 di Banyumas

Arbi Anugrah - detikNews
Selasa, 18 Feb 2020 13:11 WIB
Jenazah Sertu (Anumerta) Dita Ilham Primojati, korban jatuhnya heli MI-17 di Oksibil Papua dimakamkan di Banyumas
Suasana pemakaman Sertu (Anumerta) Dita Ilham Primojati di Banyumas (Foto: Arbi Anugrah/detikcom)

"Sedang melaksanakan tugas pendorongan logistik ke garis depan dan penjemputan kru yang di depan dan sedang pulang ke Sentani dari Oksibil karena cuaca dan mengalami accident. Di antaranya korban adalah Sertu (Anumerta) Dita Ilham Primojati," ucapnya.

Dia memastikan saat kejadian helikopter MI-17 milik TNI AD bernomor registrasi HA-5138 dalam kondisi baik dan layak terbang. Faktor cuaca diduga menjadi penyebab jatuhnya helikopter tersebut.

"Pesawat dalam kondisi baik dan layak terbang, hanya kondisi cuaca di Papua yang memang di pegunungan Bintang betul-betul ekstrem susah diprediksi, dan ini perjalanan dari Oksibil ke Sentani yang mungkin di tengah perjalanan yang cuacanya berubah cepat hingga terjebak di pegunungan Bintang," jelasnya.

Sebelumnya diberitakan, Heli MI 17 milik TNI AD yang mengangkut 12 orang hilang kontak di Kabupaten Pegunungan Bintang pada 28 Juni 2019. Kemudian keberadaan heli tersebut terdeteksi pada Rabu (12/2) lalu di salah satu tebing di Pegunungan Mandala, Distrik Oksop, Kabupaten Pegunungan Bintang, Papua dalam kondisi hancur.

Medan yang sulit menjadi penghambat proses evakuasi. Akhirnya pada Jumat (14/02) pagi, tim berhasil mencapai lokasi kejadian dan mengevakuasi seluruh korban ke Jayapura pada Minggu (15/02) pagi.

Halaman

(ams/mbr)