Diskors Gegara 'Hina Jokowi', Sucipto Unnes: Buktikan! Saya Siap Debat

Angling Adhitya Purbaya - detikNews
Senin, 17 Feb 2020 16:05 WIB
Status Dosen Unnes dinilai hina Presiden, berujung skorsing
Status Dosen Unnes dinilai hina Presiden. (Foto: Tangkapan layar status FB)
Semarang -

Dosen Universitas Semarang (Unnes), Sucipto Hadi Purnomo, menantang pihak rektorat menunjukkan letak penghinaannya kepada Jokowi pada unggahan status di akun Facebook-nya. Sucipto yang kini dibebastugaskan juga menantang debat terbuka terkait polemik tersebut.

"Yang telah menuding saya sebagai penghina Jokowi, harus membuktikannya," demikian disampaikan Sucipto kepada detikcom di Semarang, Senin (17/2/2020).


Tak cuma mendesak pihak pimpinan Unnes untuk menunjukkan letak kesalahannya, Sucipto juga menegaskan dia siap melakukan debat terbuka untuk membuktikan mana yang benar terkait persoalan itu.

"Saya sendiri kan siap diajak debat terbuka soal ini," lanjut Sucipto.

Sebelumnya, Kepala UPT Humas Unnes Muhammad Burhanudin menyebutkan Unnes sudah melakukan klarifikasi kepada Sucipto berdasarkan surat permintaan dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 18211/A3.2/KP/2020 tertanggal 23 Januari 2020.


Ia menjelaskan dosen yang bersangkutan dibebastugaskan sementara selama masa pemeriksaan hingga turun keputusan tetap. "Dosen tersebut diperiksa karena mengunggah postingan yang diduga mengandung penghinaan terhadap Presiden Republik Indonesia dan ujaran kebencian di media sosial Facebook pribadinya," jelasnya.

Postingan yang dimaksud adalah unggahan status pada Senin (10/6/2019) di akun Facebook Sucipto Hadi Purnomo. Dalam postingan tersebut tertulis, 'Penghasilan anak-anak saya menurun drastis pada lebaran kali ini. Apakah efek Jokowi yang terlalu asyik dengan Jan Ethes?'.

Sucipto sempat menjelaskan postingannya itu sudah melewati masa Pilpres. Unggahan satire yang dia tulis itu juga untuk menyinggung orang-orang yang selalu menyalahkan Jokowi.

(mbr/ams)