Penjelasan Dosen Unnes yang Dibebastugaskan Gegara Postingan Hina Jokowi

Angling Adhitya Purbaya - detikNews
Sabtu, 15 Feb 2020 19:48 WIB
Rektor Universitas Negeri Semarang (Unnes), Fathur Rokhman, Rabu (24/7/2019).
Universitas Negeri Semarang (Unnes). (Angling Adhitya Purbaya/detikcom)
Semarang -

Universitas Negeri Semarang (Unnes) membebastugaskan sementara seorang dosennya terkait tuduhan ujaran kebencian kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi) lewat posting-annya di media sosial. Dosen bernama Dr Sucipto Hadi Purnomo itu pun buka suara soal posting-an tersebut.

Posting-an yang dimaksud pihak kampus diunggah pada Senin (10/6/2019) di akun Facebook Sucipto. Dalam posting-an tersebut tertulis, 'Penghasilan anak-anak saya menurun drastis pada lebaran kali ini. Apakah efek Jokowi yang terlalu asyik dengan Jan Ethes?'.

"Iya benar yang itu, apakah menghina Jokowi? Itu satire," kata Sucipto saat dimintai konfirmasi detikcom, Sabtu (15/2/2020).

Sucipto menyebut posting-annya itu sudah melewati masa pilpres. Unggahan satire yang dia tulis itu juga untuk menyinggung orang-orang yang selalu menyalahkan Jokowi.

"Saat itu kan trending Jokowi yang jalan-jalan dengan Jan Ethes, beritanya gegap gempita. Itu kan menimbulkan rasa iri, kemudian orang-orang, jika ada yang tidak beres, kemudian menyalahkan Jokowi, dikit-dikit salah Jokowi. Apakah saya menyalahkan Jokowi? Asyik sama Jan Ethes apa salahnya, tanda tanya pula. Satirenya ke yang menyalahkan Jokowi," jelas Sucipto.

Meski begitu, Sucipto bakal mengikuti keputusan penonaktifan sementara dirinya sebagai dosen. Dia tidak akan melakukan perlawanan.

"Saya disuruh nonaktif, ya nonaktif saja, tidak boleh membimbing mahasiswa ya tidak membimbing. Saya tidak akan membebani Rektor dengan melakukan perlawanan. Kan beliau masih menghadapi masalah," tutur mantan Kepala Humas Unnes itu.

Simak Video "4 Jam Diperiksa, Pemilik Akun Hina Jokowi Mumi Minta Maaf"

Selanjutnya
Halaman
1 2 3