Mobil 'Terbang' di Sragen, Tabrak Polisi hingga Nangkring di Pagar

Andika Tarmy - detikNews
Rabu, 05 Feb 2020 13:50 WIB
Mobil Panther tabrak pagar Kantor Pegadaian Sragen
Mobil Panther menabrak pagar kantor Pegadaian Sragen. (Foto: dok. Istimewa)
Sragen -

Sebuah mobil hilang kendali hingga menggasak dua pengendara motor saat melintas di persimpangan kereta api Jalan Veteran, Sragen. Mobil sempat menabrak polisi sebelum akhirnya 'nangkring' di pagar kantor Pegadaian Sragen.

Peristiwa ini terjadi pukul 07.00 WIB, Rabu (5/2/2020). Mobil bernopol B-8855-TQ yang dikemudikan Sudar (49), warga Ngledok, Kelurahan Sragen Tengah, Sragen Kota, itu melaju dari arah selatan. Sesampai di lokasi kejadian, mobil hilang kendali setelah melintasi rel kereta api.

Mobil sempat menabrak seorang pengendara motor, menggasak pembatas jalan, hingga masuk jalur berlawanan, lalu menabrak seorang pengendara motor lagi. Mobil terus melaju hingga menabrak seorang polisi dan baru berhenti setelah menabrak pagar kantor Pegadaian Sragen.


Posisi mobil berada di atas pagar setinggi sekitar 50 sentimeter, sedangkan sebuah sepeda motor berada di bawah atau terlindas mobil tersebut.

Kasat Lantas Polres Sragen AKP Sugiyanto mengungkapkan kecelakaan ini dipicu kesalahan pengemudi mobil. Pengemudi diduga panik hingga gagal mengendalikan kendaraannya.

"Menurut keterangan pengemudi, dirinya memang baru belajar menyetir. Saat melintasi rel, dia panik. Mau injak rem keliru injak gas. Akhirnya mobil melaju tidak terkendali," ujar Sugiyanto saat dihubungi detikcom, Rabu (5/2/2020).


Dua korban adalah Rani Irawati (41), warga Desa Jetak, Kecamatan Sidoharjo, serta anggota satuan Sabhara Polres Sragen, Andika Ponco (34), dilarikan ke RS Mardi Lestari Sragen karena menderita luka cukup serius. Sedangkan korban lain, Joko Haryadi (49), warga Desa Puro, Kecamatan Karangmalang, selamat tanpa mengalami luka.

Polisi yang ditabrak, lanjut Sugiyanto, sedang melaksanakan tugas pengamanan lalu lintas yang rutin dilakukan oleh Polres Sragen di titik-titik rawan macet. "Kasus ini masih kami dalami. Saat ini pengemudi mobil sedang kami mintai keterangan di kantor," kata Sugiyanto.

(mbr/sip)