Ditangkap Polisi, Ini Pengakuan Driver Ojol yang Sebar Hoaks Klitih

Pradito Rida Pertana - detikNews
Selasa, 04 Feb 2020 22:29 WIB
ilustrasi hoax
Foto: ilustrasi/thinkstock

Dari pengamatan detikcom, video yang disebarkan UK berdurasi 30 detik menunjukkan seorang driver ojol tergolek dengan luka parah pada bagian kepalanya. Driver tersebut seorang pria dan mengenakan jaket ojol berwarna hijau.

Sedangkan tak jauh dari driver ojol yang disebut korban klitih itu terdapat seorang pria mengenakan kaus berwarna putih dan celana hitam. Pria berkaus putih itu juga tergeletak dengan posisi terlentang. Sama dengan kondisi driver ojol, pria tersebut mengalami luka parah pada bagian kepalanya.

"Padahal, setelah kami telusuri, video itu video kejadian laka yang terjadi di Muntilan (Jawa Tengah) pada tanggal 2 Februari," jelas Toni.

"Perlu saya luruskan di sini, bahwa yang beredar di masyarakat, sebutan klitih, peristiwa terjadi tidak semuanya klitih. Memang itu kriminal, artinya kejahatan jalanan. Ada juga murni penganiayaan, pencurian dengan kekerasan, tapi itu selalu dikaitkan dengan klitih," sambung Toni.

Atas perbuatannya, UK dikenakan Pasal 14 ayat (2) UU No. 1 Tahun 1946 tentang Peraturan Hukum Pidana juncto Pasal 28 ayat (2) UU RI No. 19 tahun 2016 tentang perubahan atas UU RI No. 11 tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik.

"Untuk ancaman pidananya 6 tahun dan denda maksimal Rp 1 miliar. Jadi saya tegaskan ya, jangan sekali-kali menyebarkan berita hoaks, karena bisa berurusan dengan hukum dan terancam hukuman 6 tahun penjara," ucap Toni.

Halaman

(rih/rih)