Ditangkap Polisi, Ini Pengakuan Driver Ojol yang Sebar Hoaks Klitih

Pradito Rida Pertana - detikNews
Selasa, 04 Feb 2020 22:29 WIB
ilustrasi hoax
Foto: ilustrasi/thinkstock
Sleman -

Seorang driver ojek online (ojol) berinisial UK (45) ditangkap polisi karena menyebar berita hoaks. UK menyebarkan video yang disebutnya aksi klitih di Jalan Godean pada grup WhatsApp (WAG) rekan sesama ojol. Apa motif UK?

"Dari hasil pemeriksaan itu dia (UK) mengaku iseng, tidak sengaja. Padahal jelas-jelas dia yang meng-upload itu. Jadi situasi seperti ini malah dimanfaatkan oleh pelaku untuk membuat situasi Yogyakarta seolah-olah rawan dan klitih ada di mana-mana," kata Direktur Ditreskrimsus Polda DIY Kombes Toni Surya Putra saat jumpa pers di Mapolda DIY, Kecamatan Depok, Kabupaten Sleman, Selasa (4/2/2020).

Toni menjelaskan, dari hasil pemeriksaan, ternyata UK sengaja menyebar video tersebut ke grup yang anggotanya adalah teman seprofesinya.

"Jadi dia ini upload video laka tunggal dan dikomentari sama pelaku, dia sebar tanggal 3 Februari," ujarnya.

Setelah menyebar video itu, UK turut mengirimkan pesan jika video itu adalah video korban klitih di Jalan Godean. Pesan tersebut sempat mendapat tanggapan dari anggota grup 'SOR RINGEN BANDARA' lainnya.

"Komennya dia 'Ini ada korban klitih di Godean', terus salah satu (anggota) di grup itu bilang 'jangan kasih berita hoaks nanti kamu nanti kena ITE', tapi malah dijawab (sama tersangka) 'Iki kejadian tenan, kalau tidak percaya ketemu langsung korbannya'," papar Toni.

Selanjutnya
Halaman
1 2