27 Kucing di Karanganyar Mati Diduga Distemper, Ini Gejalanya

Bayu Ardi Isnanto - detikNews
Rabu, 29 Jan 2020 18:06 WIB
Pemeriksaan kucing di Desa Jaten oleh tim gabungan Pemkab Karanganyar, Rabu (29/1/2020).
Pemeriksaan kucing di Desa Jaten oleh tim gabungan Pemkab Karanganyar, Rabu (29/1/2020). (Foto: Istimewa)
Karanganyar -

Puluhan kucing di Desa Jaten, Kecamatan Jaten, Kabupaten Karanganyar mati dalam waktu sepekan. Hasil pemeriksaan Dinas Perikanan dan Peternakan setempat, penyebabnya diduga karena virus distemper. Bagaimana gejalanya?

Salah seorang warga RT 02 RW 02 Jaten, Ludiyanto, mengatakan lima kucing miliknya mati. Awalnya induk kucing miliknya mati di rumah dengan gejala tak mau makan lalu melemah dan mati.

"Kemudian disusul dua kucing, gejalanya sama, tidak mau makan, panas. Sempat saya bawa ke klinik tapi tidak tertolong," kata Ludiyanto saat ditemui di rumahnya, Rabu (29/1/2020).

Kemudian dua kucing lainnya mati dalam jarak waktu satu hari. Yang terakhir, dia sempat membawa ke klinik dan dirawat selama dua hari. Menurut dokter, kucingnya terkena virus distemper.

"Saya bawa ke dokter, opname dua hari. Kata dokter terserang virus distemper. Nggak mau makan, akhirnya mati. Sekarang kucing saya mati semua," ujar dia.

Selanjutnya
Halaman
1 2