Menjanda Sejak Muda, Mbah Salami Penjual Baju Bekas Biasa Mandiri

Bayu Ardi Isnanto - detikNews
Rabu, 29 Jan 2020 11:29 WIB
Mbah Salami, pejual pakaian bekas di Solo
Mbah Salami. (Foto: Bayu Ardi Isnanto/detikcom)
Solo -

Hidup tanpa suami dan anak dijalani oleh Sri Salami (78) sejak usia yang muda, 25 tahun. Sejak suaminya meninggal pada 1968, Salami memilih kerja berjualan baju bekas di Jalan Veteran, Gajahan, Solo hingga saat ini.

Sudah 52 tahun Mbah Salami menggeluti usaha pakaian bekas yang sempat laris manis di zamannya. Saat itu, Salami yang merupakan anak yatim bekerja membantu ibunya untuk membiayai hidup keluarga.

"Saya janda sejak usia 25 tahun. Pernah melahirkan dari suami pertama, tapi anak saya meninggal di usia tiga hari. Setelah janda, saya pilih membantu ibu saya bekerja menyekolahkan adik-adik," katanya, Rabu (29/1/2020).


Namun kondisi saat ini berbeda, sampai empat hari tak laku pun kerap dia alami. Padahal dia setiap hari harus berjalan kaki sejauh 3 km dari rumah menuju tempat jualannya.

Tak jarang dia kehujanan sewaktu pulang. Namun hal itu tetap dia lakukan dengan ikhlas.

"Tiga-empat hari kadang tidak laku sama sekali. Kalau laku paling sehari Rp 20 ribu, ya pasrah saja. Dulu masih ramai, ada bakul-bakul dari luar kota yang ambil barang saya, kalau sekarang paling tukang becak yang beli," ungkapnya.


Salami kini tinggal di rumah adiknya di Waringinrejo, Desa Cemani, Grogol, Sukoharjo. Dia tak kesepian karena adiknya memiliki banyak anak dan cucu. Salami pun sering membelikan oleh-oleh mereka meskipun penghasilannya jauh dari kata cukup.

"Soalnya cucu-cucu adik saya sering mendatangi saya, minta oleh-oleh. Saya sering belikan, cari yang harga Rp 500," tutupnya.

Simak Video "Persiapan Stadion Manahan Solo Menatap Piala Dunia U-20"

[Gambas:Video 20detik]

(bai/mbr)