Fakta yang Terungkap Sepekan Ini Terkait Kasus Keraton Agung Sejagat

Tim detikcom - detikNews
Minggu, 26 Jan 2020 12:42 WIB
(Foto: Ilustrator: Edi Wahyono)
Yogyakarta -

Kasus klaim Keraton Agung Sejagat di Purworejo, Jateng, menjadi perhatian luas. Kedua pemimpinnya, Toto Santoso dan Fanni Aminadia yang memperkenalkan diri sebagai raja dan ratu keraton abal-abal tersebut, ditangkap polisi 14 Januari lalu. Setelah dilakukan pemeriksaan maraton, selama sepekan ini terungkap sejumlah fakta terkait kasus tersebut.

1. Mengaku Hanya Berfantansi terkait Keraton
"(Tersangka Toto)sudah mengaku bersalah dan yang dikatakan dapat wangsit itu hanya khayalan dia," kata Kabid Humas Polda Jawa Tengah, Kombes (Pol) Iskandar Fitriana Sutisna, kepada wartawan di ruang kerjanya, Senin (20/1).


2. Ornamen 'Prasasti' Asal Comot dari Internet
Batu yang mereka sebut sebagai prasasti yang berada di kompleks Keraton Agung Sejagat dan di Klaten, diukir berdasarkan gambar dari internet. "Dari mana gambarnya? Dapat dari Google. Dibuat seakan temuan bersejarah," kata Iskandar Fitriana Sutisna , Senin (20/1).

"Dia (tersangka Toto) mengatakan (batu) ada dua di Jateng, di Purworejo dan Klaten. Di Klaten ditemukan batu prasasti yang dibuat sendiri, bukan temuan. (Batu) dari gunung dibuat sendiri," lanjut Iskandar.

3. Empat Pengakuan di Kemunculan Pertama usai Penangkapan
Didampingi kuasa hukum, Toto Santoso muncul di ruang Dirkrimum Polda Jateng, Selasa (21/1). Dia menyampaikan 4 poin penting kepada wartawan di kemunculan pertama sejak penangkapan. 4 poin itu adalah:


Mengakui telah membuat keraton fiktif, mengakui telah mengobral janji palsu kepada para pengikutnya terkait penghasilan dan gaji besar, mengakui telah membuat keresahan publik, dan mengakui telah membual soal kekerabatan dia secara pribadi dengan keraton tertentu maupun hubungan keraton abal-abalnya dengan keraton tertentu.



4. Sang Raja Sudah Menikmati Rp 1,4 M
Toto Santoso selalu menghindar soal uang setoran para pengikutnya. Namun polisi menemukan ada aliran uang Rp 1,4 miliar ke rekening 'Raja' Keraton Agung Sejagat itu.

"Saya lihat tanggal 13 Desember (2019) ada uang masuk sekitar Rp 1,4 M," ujar Direskrimum Polda Jawa Tengah, Kombes (Pol) Budi Haryanto, Selasa (21/1).


Budi mengungkapkan jawaban Toto selalu alot tiap dimintai keterangan soal uang. Namun diketahui, setiap ada uang yang masuk ke rekeningnya, Toto akan langsung menarik tunai uang tersebut.

Simak Video "Curhat 'Ratu' Keraton Agung Sejagat"



Selanjutnya
Halaman
1 2 3