Round-Up

Ledakan Emosi Pria yang Tendang-Seret Nenek Rubingah Berujung Sesal

Tim detikcom - detikNews
Kamis, 23 Jan 2020 13:38 WIB
Ngadirin, penendang dan penyeret nenek Rubingah di Pasar Potrojayan Sleman (Foto: Jauh Hari Wawan S)
Sleman -

Ngadirin (60) mengaku emosi saat mendengar teriakan maling dari pedagang di pasar Potrojayan, Piyungan, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Ngadirin pun langsung lari mengejar Nenek Rubingah (60) hingga akhirnya menendang dan menyeret kausnya.

Peristiwa itu terjadi Senin (20/1) sekitar pukul 05.30 WIB. Pagi itu nenek Rubingah disebut membeli bunga mawar, tapi belakangan nenek tiba-tiba merogoh buah mangga tiga kilo dan memasukkannya ke tas.

"Ceritanya itu mengejar, ada yang teriak maling. Saya tanya ke Rubingah maling mangga, ya? Lalu Rubingah bilang 'iya iya'," kata Ngadirin saat ditemui di Mapolsek Prambanan, Jalan Raya Prambanan-Piyungan KM 1, Desa Bokoharjo, Kecamatan Prambanan, Sleman, Rabu (22/1/2020).

Ngadirin mengaku sudah meminta Nenek Rubingah pergi setelah mengembalikan mangga yang dicurinya. Namun, nenek itu malah kembali lagi ke pasar sehingga memantik emosinya.

"(Rubingah) Sudah disuruh pergi. Tapi lantas datang lagi, baru saat itu saya kejar," ucapnya.

Para pedagang Pasar Potrojayan atau Pasar Gendeng dimintai keterangan di Mapolsek PrambananPara pedagang Pasar Potrojayan atau Pasar Gendeng dimintai keterangan di Mapolsek Prambanan (Foto: Jauh Hari Wawan S)

Dia juga sempat tidak mengaku ketika ditanya soal menendang dan menyeret nenek Rubingah. Pria bertubuh kurus ini mengaku hanya menendang tas si nenek dan terkena di bagian tangan.

"Iya, saya nendang tapi tidak kena badan, kena tasnya saja. Nendang dua kali, nendang tas dan selanjutnya nendang tangan, lalu bawa ke kantor dan ketemu Bu Ketua Paguyuban. Pokoknya itu nendang karena emosional," bebernya.

Simak Video "Duh! 5 Kali Masuk Bui, Nenek Soeprapti Tak Kapok Copet Lagi"

[Gambas:Video 20detik]

Selanjutnya
Halaman
1 2 3