Langka! Embun Es Muncul di Dieng Saat Awal Tahun

Uje Hartono - detikNews
Sabtu, 18 Jan 2020 12:48 WIB
Foto: Embun es di lapangan Candi Arjuna Dieng (dok. Pengelola UPT Obyek Wisata Dieng)
Banjarnegara - Suhu Dataran Tinggi Dieng, Jawa Tengah, kembali turun pagi ini. Akibatnya embun di rerumputan membeku.

Kepala UPT Pengelolaan Obyek Wisata Dieng, Banjarnegara Aryadi Darwanto mengatakan suhu di kompleks Candi Arjuna, Desa Dieng Kulon, Kecamatan Batur, Banjarnegara turun mencapai 0,5 derajat Celcius. Turunnya suhu ini membuat embuns di komplek candi Arjuna membeku di pagi hari.

"Ini merupakan kemunculan embun es pertama di tahun ini. Pagi tadi suhunya mendekati 0 derajat celcius. Embunes muncul tipis di daun dan pelepah tanaman kering," ujar Aryadi saat dihubungi detikcom, Sabtu (18/1/2020).


Menurutnya, munculnya fenomena embun es di awal tahun ini merupakan hal langka. Sebab, fenomena embun es atau bun upas di dataran tinggi Dieng biasa terjadi saat musim kemarau dan di pertengahan tahun.

"Biasanya, embun es di Dieng muncul di musim kemarau. Antara Bulan Juli, Agustus hingga September. Tetapi ini masih musim hujan sudah keluar embun es," terangnya.

Langka! Embun Es Muncul di Dieng Saat Awal TahunFoto: Embun es di lapangan Candi Arjuna Dieng (dok. Pengelola UPT Obyek Wisata Dieng)

Tanda-tanda munculnya embun es pun sama ketika muncul di musim kemarau. Yakni langit cerah pada malam hari, kemudian suhu mulai turun. Pada pukul 21.00 WIB, suhu sudah mencapai 11 derajat celcius.

"Biasanya kalau mau muncul embun es, pada malam sebelumnya langit cerah. Kemudian suhu sudah mulai turun. Tadi malam langit cerah dan berbintang. Suhu juga turun," jelasnya.


Meski begitu, di siang hari suhu di Dieng kembali normal. Aryadi menuturkan, saat ini kondisi cuaca di dataran tinggi Dieng panas.

"Sekarang panas, seperti hari sebelumnya," tuturnya. (ams/ams)