Cerita Eks Penggawa soal 'Prasasti Sakral' Keraton Agung Sejagat

Usman Hadi - detikNews
Kamis, 16 Jan 2020 21:37 WIB
Area Keraton Agung Sejagat Purworejo (Usman Hadi/detikcom)
Area Keraton Agung Sejagat Purworejo (Usman Hadi/detikcom)
Purworejo - 'Raja' Keraton Agung Sejagat Toto Santoso mengklaim batu di dalam kompleks Keraton Agung Sejagat merupakan 'prasasti bertuah'. Di batu itu ada jejak sepasang telapak kaki, logo, dan tulisan berbahasa Jawa.

Namun salah seorang pengikut Keraton Agung Sejagat itu, Setiyono Eko Pratolo, mengatakan tak tahu. Pria yang mengaku sudah punya pangkat bintang tiga di pundaknya itu malah mengaku tidak tahu apa isi batu yang disebut Prasasti Ibu Bumi Mataram II tersebut.

"(Isi) prasasti itu saya juga nggak tahu," kata Eko saat ditemui detikcom di kediamannya, Kamis (16/1/2020).


Eko pun mengetahui prasasti itu dikerjakan para pengikut 'Raja' Toto lainnya. Namun, menurutnya, prasasti itu tidak dikerjakan sembarang orang.

"Itu ada ahlinya khusus," ujar Eko yang mengaku punya jabatan sebagai penggawa itu.

Namun Eko tak menjawab lugas saat ditanya apakah 'Raja' Toto pernah menjelaskan makna prasasti itu kepada para pengikutnya. Dia juga tidak tahu apakah prasasti itu dibuat dengan cara dipahat atau dengan cara lain.

"Nek (kalau) itu, saya nggak tahu, wong saya nggak mengerjakan (prasasti)," jelas Eko.


Saat ditanya soal makna lambang dan simbol di dalam keraton, lagi-lagi Eko mengaku tak tahu. Apalagi soal lambang-lambang mirip Nazi itu.

"Apalagi sampai lambang, saya nggak paham blas (sama sekali). Cuma yang di dalam istana ada tombak, terus lambang-lambang yang di dalam, gambar," tutupnya. (ams/sip)