Pemobil yang Tenteng Pistol-Marahi Sopir Pikap Ternyata Polisi Brebes

Imam Suripto - detikNews
Kamis, 16 Jan 2020 18:12 WIB
Foto: Tangkapan layar viral pemobil todongkan pistol di Brebes (dok. Istimewa)
Foto: Tangkapan layar viral pemobil todongkan pistol di Brebes (dok. Istimewa)
Brebes - Foto pria pemobil yang menenteng senjata api dan memarahi sopir pikap di Brebes, Jawa Tengah viral di media sosial. Pria tersebut rupanya seorang polisi.

"Dia anggota Polres Brebes sekarang berdinas di Polsek," kata Kasubag Humas Polres Brebes, AKP Suraedi saat ditemui wartawan Kamis (16/1/2020).

Suraedi menuturkan polisi tersebut bernama Bripda Arfiyan Setyo Pribadi. Arfiyan kini bertugas di Polsek Salem.


Foto Arfiyan yang menenteng senjata itu viral setelah diunggah akun Facebook Mugi Darusman, Rabu (15/1). Dalam posting-an itu tertulis 'Honda jazz disalip L300 lah koq ngamuk" pake nodong senpi segala cok. Horang kaya ga punya etika'.

Peristiwa yang viral itu terjadi di ruas Tegal-Purwokerto, tepatnya di Desa Linggapura Tonjong, Brebes, Rabu (15/1) sekitar pukul 17.00 WIB. Suraedi meluruskan kejadian itu bermula saat Bripda Arfiyan Setyo Pribadi hendak pulang setelah mengantar ayahnya yang sakit ke dokter.


Pemobil yang Tenteng Pistol-Marahi Sopir Pikap Ternyata Polisi BrebesFoto: Tangkapan layar viral pemobil todongkan pistol di Brebes (dok. Istimewa)

Namun di tengah perjalanan, mobil anggotanya itu disalip sopir pikap dari sisi kiri. Hal ini membuat seluruh penumpang mobil kaget karena nyaris serempetan. Sehingga Bripda Arfiyan menegur sopir pikap itu agar berhati-hati.

"Awalnya itu mobil Honda Jazz disalip dari sisi kiri oleh pikap dan nyaris berserempetan. Ini membuat kaget panumpang lain termasuk bapak dari Arfiyan yang sedang sakit keras. Dia kemudian mengejar dan memperingati sopir itu agar berhati hati. Namun dibales dengan perkataan kasar dan kotor sambil terus melaju secara ugal-ugalan," beber Suraedi.


Sesampainya di Linggapura, kata Suraedi, laju pikap itu tercegat keramaian pedagang di lokasi itu. Arfiyan lalu turun dari mobilnya dan mendatangi sopir pikap. Arfiyan kemudian mengingatkan si sopir pikap agar berhati-hati. Namun sopir pikap tak mau menunjukkan surat-suratnya kendaraannya.

"Karena terpaksa, dia (Arfiyan) mengaku bahwa dia polisi dan menunjukkan KTA (Kartu Tanda Anggota). Ini juga belum percaya, dia tidak mau menunjukkan surat," terangnya.

Lantas untuk apa Bripda Arfiyan menenteng pistol?

"Untuk memastikan kepada sopir pikap dia menunjukkan pistol. Jadi bukan untuk menakut-nakuti, tapi untuk meyakinkan saja bahwa dia polisi," tutur Suraedi.

Suraedi menyampaikan Polres Brebes akan mengusut tuntas permasalahan tersebut. Termasuk akan meminta keterangan kepada berbagai pihak yang mengetahui kejadian yang viral ini.




(ams/sip)