Round-Up

Raja Agung Sejagat Obral Janji Manis, Pengikut Kini Ambyar Habis

Pradito Rida Pertana - detikNews
Kamis, 16 Jan 2020 07:30 WIB
Toto Santoso setelah ditangkap. (Foto: dok. Istimewa)
Toto Santoso setelah ditangkap. (Foto: dok. Istimewa)
Gunungkidul - Raja Keraton Agung Sejagat (KAS), Toto Santoso, terungkap suka mengobral janji kepada khalayak, mulai dari pengikutnya di keraton hingga anggota lembaga bentukannya yakni Yogyakarta Development Committee (DEC). Namun, semua janjinya tidak pernah terealisasi.

Seperti halnya warga Dusun Tumpak, Desa Ngawu, Kecamatan Playen bernama Hadi Suroso (74). Hadi pernah dijanjikan tunjungan sebesar 500 dolar per bulan jika mau menjadi koordinator lembaga bentukan Toto, yakni Gunungkidul Development Committee (DEC).


Pria yang kerap disapa Roso ini menjelaskan awal mula perkenalannya dengan Toto Santoso. Menurutnya, ia mengenal Toto dari Sekretaris Gunungkidul DEC bernama Retno pada tahun 2016.

"Saat itu saya tanya untuk apa, dia jawab karena saya salah satu tokoh karena pernah jadi Komandan Koramil Wonosari dan kenal banyak orang," imbuh Roso.


Saat perkenalan itu, Roso menyebut jika Toto adalah pendiri Yogyakarta (DEC) dan ingin membentuk lembaga itu di Gunungkidul. Karena itu, Toto ia meminta dirinya untuk menjadi koordinator dan mencari anggota Gunungkidul DEC.

"Ikut Pak Toto itu katanya itu ada dana sosial yang dari luar, dari Turki. Katanya dana itu lewat dia (Toto)," katanya.

"Terus saja dijanjikan 500 dolar perbulan, itu tunjangan dari Pak Toto terkait jabatan (sebagai koordinator Gunungkidul DEC) saya. Kalau sudah keluar (dana dari Turki) nanti dijanjikan sebulan dapat segitu (500 dollar)," imbuh Roso.



Forum Keraton Merasa Tercoreng Gegara Ulah Raja-Ratu Agung Sejagat:


Selanjutnya
Halaman
1 2 3