'Raja' Keraton Agung Sejagat Pernah Ruwatan di Gunung Tidar Magelang

Eko Susanto - detikNews
Rabu, 15 Jan 2020 20:45 WIB
Gunung Tidar di Magelang pernah jadi tempat ruwatan Keraton Agung Sejagat (Foto: Eko Susanto/detikcom)
Gunung Tidar di Magelang pernah jadi tempat ruwatan Keraton Agung Sejagat (Foto: Eko Susanto/detikcom)
Magelang - Raja dan Ratu Keraton Agung Sejagat Toto Santoso (42) dan Fanni Aminadia (41) pernah melakukan upacara Ruwat Mataram Bumi Mandala di Gunung Tidar, Magelang. Kegiatan itu diikuti ratusan anggotanya dan digelar sekitar Mei 2019 lalu.

Informasi ini disampaikan seorang petugas jaga Gunung Tidar Heri Setyawan (50). Heri teringat soal Toto saat melihat berita di televisi.

"Saya kaget lihat televisi ada berita raja itu. 'Lho itu kan yang dulu naik, Romo Toto'. Pakaian ya mirip yang di TV itu. Saya terus lihat HP, coba lihat foto-foto ternyata sudah kehapus," kata Heri Setyawan (50) saat ditemui detikcom di rumahnya, Rabu (15/1/2020).


Heri bercerita saat itu, Toto bersama Fanni terlihat memakai seragam kebesaran mereka. Sementara para pengikutnya terlihat memakai pakaian ala prajurit hingga jubah warna putih.

Dia menuturkan sebelum ruwatan berlangsung, rombongan tersebut melakukan arak-arakan dengan diiringi musik drum band. Warga sekitar Gunung Tidar yang mendengar drum band itu juga sempat mendatangi lokasi dan menonton hingga memvideo ruwatan itu.

Ruwatan tersebut berlangsung pada malam hingga dini hari. Rombongan itu juga sempat memotong puluhan ayam dan darahnya dikubur di sekeliling Tugu Sa yang berada di puncak Gunung Tidar. Kegiatan ruwatan itu lalu dilanjutkan dengan doa bersama dan rebutan tumpeng.

"Di atas motong ayam. Terus darahnya dikubur sekeliling tugu," jelas Heri.
'Raja' Keraton Agung Sejagat Pernah Ruwatan di Gunung Tidar MagelangFoto: Eko Susanto/detikcom

Heri mengaku janggal dengan kegiatan tersebut. Dia lalu memfoto ruwatan yang dilakukan 'Raja' Toto dan 'Ratu' Fanni itu.

"Cuman janggal saja, keraton kok pengikutnya datang dari mana-mana. Setelah bubaran itu, saya sempat membersihkan dapat seekor ayam, terus saya kasihkan tetangga," kenangnya.


Namun, ruwatan itu tidak diketahui juru kunci Gunung Tidar, Sutijah. Sutijah mengaku sempat mendengar ada ramai-ramai di sekitar lapangan puncak Gunung Tidar.

"Malam itu, kami mendengar ada ramai-ramai, tapi tidak tahu siapa yang mengadakan," terang Sutijah.


Simak Video "Forum Keraton Merasa Tercoreng Gegara Ulah Raja-Ratu Agung Sejagat"

[Gambas:Video 20detik]

(ams/rih)