Menteri PUPR: Perbaikan Tanggul Sungai Babakan Brebes Rampung 10 Hari

Imam Suripto - detikNews
Minggu, 12 Jan 2020 18:39 WIB
Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengecek tanggul jebol di Sungai Babakan, Ketanggungan, Brebes, Minggu (12/1/2020). (Foto: Imam Suripto/detikcom)
Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengecek tanggul jebol di Sungai Babakan, Ketanggungan, Brebes, Minggu (12/1/2020). (Foto: Imam Suripto/detikcom)
Brebes - Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono mengecek tanggul yang jebol di Sungai Babakan, Ketanggungan, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah. Jebolnya tanggul itu memicu banjir hingga dilaporkan merendam lima desa pada Rabu (8/1) lalu.

Dalam kunjungan, Basuki langsung memerintahkan penanganan tanggul tersebut dan menargetkan harus selesai paling lambat 10 hari.

"Kita kerjakan cepat, sore ini kita mulai. Tadi saya sudah telepon (kontraktor) Wijaya Karya," kata Basuki kepada wartawan di lokasi tanggul jebol, Minggu (12/1/2020).


Dua titik tanggul Sungai Babakan yang menjadi prioritas penanganan cepat yakni di Desa Ketanggungan dan Cikeusal Lor. Pada Rabu (8/1) kemarin, dua tanggul ini jebol dan menyebabkan banjir di beberapa desa.

Untuk menangani perbaikan tanggul sungai ini, Basuki menunjuk kontraktor BUMN yakni Wijaya Karya. Penanganan langsung dilakukan hari ini dengan mendatangkan sejumlah alat berat. Basuki menyebut penanganan ini tidak hanya pada perbaikan tanggul, tapi juga akan dilakukan pengerukan dasar sungai dan pelebaran.

"Nanti (tanah) kerukannya akan dijadikan tanggul dan harus dipadatkan. Kalau tidak, bisa bablas kena air nanti," jelas Basuki.

Ia menargetkan, penanganan tanggul Sungai Babakan selesai dalam waktu satu pekan atau paling lambat 10 hari. Perbaikan dilakukan mulai dari Desa Cikeusal Lor sampai hulu sepanjang 4 km.

"Satu minggu atau paling lama 10 hari harus sudah selesai. Mengingat musim hujan diprediksi masih akan berlangsung sampai Maret. Bulan Februari adalah puncak-puncaknya," tambah Basuki.

Tanggul kritis dan pendangkalan akibat sedimentasi di Sungai Babakan, ungkap Basuki, merupakan permasalahan lama yang sampai saat ini belum tertangani. Perbaikan tanggul ini diharapkan bisa mencegah banjir yang sering terjadi di Ketanggungan.


Diberitakan sebelumnya, banjir menerjang sejumlah desa di Kecamatan Ketanggungan, Brebes. Banjir dilaporkan berasal dari luapan Sungai Babakan setelah diguyur hujan lebat dan tanggul jebol.

"Desa-desa yang berada di sepanjang aliran sungai terkena dampak limpasan. Ada lima desa mulai dari Cikeusal Kidul ke utara sampai Buara," kata Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Brebes, Nuhsy Mansur, saat dihubungi Rabu (8/1).

Banjir ini mulai menerjang rumah warga pukul 17.00 WIB. Lima desa tersebut yakni Cikeusal Lor, Cikeusal Kidul, Pamedaran, Sindang Jaya dan sebagian Buara. Nuhsy menyebut pihaknya masih melakukan penanganan dan pendataan di lokasi banjir. (rih/rih)