Dukung Penuh Pemekaran Banyumas, Ketua DPRD: Idealnya Jadi Tiga

Arbi Anugrah - detikNews
Selasa, 07 Jan 2020 11:52 WIB
Achmad Husein. (Foto: Arbi Anugrah/detikcom)
Banyumas - Pemkab Banyumas resmi menyampaikan rencana pemekaran wilayah Kabupaten Banyumas menjadi dua daerah otonom, yakni Pemkab Banyumas dan Kota Purwokerto. Ketua DPRD Banyumas, Budhi Setiawan, mendukung penuh usulan tersebut. Bahkan menurutnya secara ideal jadi 2 kabupaten dan satu kota.

"Yang jelas, kami dukung sepenuhnya karena memang pemekaran mempunyai manfaat yang besar," ujar Budhi, Selasa (7/1/2020).

Bahkan idealnya, lanjut dia, Kabupaten Banyumas dimekarkan menjadi tiga wilayah yaitu dua wilayah Kabupaten dan satu kota. Namun prosesnya jauh lebih sulit jika dibandingkan dengan menjadi dua wilayah, yakni Kabupaten Banyumas dan Kota Purwokerto karena infrastrukturnya sudah siap untuk dimekarkan.


DPRD Kabupaten Banyumas, kata Budhi Setiawan, akan segera menindaklanjuti penyampaian rencana pemekaran wilayah Kabupaten Banyumas tersebut melalui berbagai kegiatan Forum Grup Discussion (FGD) sebelum melibatkan pansus.

Selanjutnya pandangan resmi DPRD mengenai usulan pemekaran daera tersebut akan disampaikan pada tanggal 14 Januari mendatang.

Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Banyumas, Subagyo, optimis bahwa pemekaran daerah itu akan semakin menyejahterakan daerah Banyumas dan Puwokerto.

Dia lalu mencontohkan pemekaran Kabupaten Ciamis yang dimekarkan menjadi Kabupaten Ciamis, Kota Banjar dan Kabupaten Pangandaran. APBD Kabupaten Ciamis saat itu hanya Rp 2,6 triliun. Padahal Banyumas saat ini sudah mencapai Rp 3,6 triliun.

"Kalau melihat potensi Purwokerto dan Banyumas dibandingkan potensi Pangandaran yang waktu itu Ciamis hanya 2,6 triliun. Kita sudah diangka 3,6 triliun. Kita tahu potensi Banyumas dan Purwokerto dibandingkan potensi pengandaran dan Ciamis sebagai Kabupaten induknya, kita di atas mereka dan kita harus optimis," ujarnya.

Usulan pemekaran wilayah Kabupaten Banyumas itu disampaikan langsung oleh Bupati Banyumas, Achmad Husein, dalam rapat Paripurna DPRD Kabupaten Banyumas, Senin (6/2).

"Rencana pemekaran tersebut sesuai dengan amanat Peraturan Daerah Nomor 7 Tahun 2009 tentang Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah Kabupaten Banyumas Tahun 2005-2025," kata Achmad Husein.


Menurut dia, dalam Perda tersebut di antaranya mengamanatkan pemekaran wilayah Kabupaten Banyumas menjadi dua daerah otonom, yakni Kabupaten Banyumas dan Kota Purwokerto. Tujuannya untuk mewujudkan efektivitas penyelenggaraan pemerintahan daerah dan mempercepat peningkatan kesejahteraan masyarakat.

"Kami memperkirakan pemekaran wilayah Kabupaten Banyumas menjadi dua daerah otonom akan membutuhkan waktu minimal enam tahun,'' kata Husein. (arb/mbr)