Mobil Dinas Mewah

Gagal Nanjak Saat Sopiri Rubicon, Bupati Karanganyar: Roda Muser-muser

Bayu Ardi Isnanto - detikNews
Jumat, 03 Jan 2020 17:11 WIB
Mobil dinas mewah Bupati Karanganyar, Juliyatmono gagal nanjak di Sungai Jlantah, Jumat (3/1/2020). (Foto: Istimewa)
Karanganyar - Bupati Karanganyar Juliyatmono gagal mengendarai mobil dinas barunya, Jeep Wrangler Rubicon, saat melintasi Sungai Jlantah. Juliyatmono bersama mobil seharga Rp 1,98 miliar itu terjebak di kubangan air sungai dan harus didorong bahkan ditarik ekskavator!

Yuli, sapaan Juliyatmono, menyebut tak ada pijakan untuk roda mobilnya bergerak karena terganjal batu. Ditambah lagi kondisi sungai yang deras setelah diguyur hujan.

"Sungainya dalam, habis banjir. Itu tadi terganjal batu, tidak ada landasan untuk menggerakkan roda. Ya jadinya rodanya cuma muser-muser," kata Yuli kepada wartawan, Jumat (3/1/2020).


Yuli mengakui bahwa dirinya sendiri yang mengendarai mobilnya. Menurutnya, dia ingin melakukan uji coba mobilnya di medan tersebut.

"Saya mau menjajal off-road kok. Saya coba sendiri, kalau sopir nggak berani," ujarnya.

Gagal Nanjak Saat Sopiri Rubicon, Bupati Karanganyar: Roda Muser-muserMobil dinas mewah Bupati Karanganyar, Juliyatmono gagal nanjak di Sungai Jlantah, Jumat (3/1/2020). Foto: Istimewa

Peristiwa mobdin Rubicon Yuli gagal nanjak itu terjadi saat rombongan Pemkab Karanganyar meninjau proyek Waduk Jlantah di Kecamatan Jatiyoso. Dari informasi yang dihimpun, kejadian berlangsung sekitar pukul 09.30 WIB pagi tadi.


Peristiwa itu terlihat dalam beberapa video yang diperoleh detikcom. Mobil Rubicon warna oranye-hitam tak bisa menyeberangi sungai. Tampak sejumlah pria membantu mendorong mobil untuk menyeberang sungai.

Tak hanya itu, saat akan naik ke sisi seberang sungai yang curam, mobil juga gagal nanjak. Hingga akhirnya, mobil berpelat nomor AD 1 F itu dievakuasi dengan bantuan sebuah ekskavator.


Mobil diikat dengan tali kemudian ditarik oleh ekskavator naik ke sisi seberang sungai. Sambil ditarik ekskavator, mobil terlihat agak kesulitan saat menanjak medan berupa lumpur. Namun akhirnya mobil dapat dievakuasi.

(rih/sip)