BMKG Keluarkan Peringatan Dini Gelombang Tinggi Laut Utara Jateng

Ristu Hanafi - detikNews
Selasa, 31 Des 2019 18:14 WIB
BMKG mengeluarkan peringatan dini gelombang tinggi perairan utara Jawa Tengah, Selasa (31/12/2019). (Foto: Dok. BMKG)
Yogyakarta - BMKG Stasiun Meteorologi Kelas II Maritim Tanjung Mas, Semarang, mengeluarkan peringatan dini gelombang tinggi perairan utara Jawa Tengah (Jateng). BMKG memprakirakan gelombang tinggi mencapai 2,5 meter.

"Peringatan dini gelombang tinggi berlaku tanggal 31 Desember 2019 jam 07.00-2 Januari 2020 jam 19.00 WIB," bunyi keterangan tertulis BMKG Stasiun Meteorologi Kelas II Maritim Tanjung Mas saat dilihat detikcom, Selasa (31/12/2019).


Dalam penjelasannya, BMKG menyampaikan pola angin di wilayah Indonesia bagian utara pada umumnya dari timur laut-timur dengan kecepatan 3-20 knot. Sedangkan di wilayah selatan Indonesia dari barat-utara dengan kecepatan 3-20 knot.

Kecepatan angin tertinggi terpantau di perairan utara Sabang, laut Natuna Utara, laut Natuna, selat Makassar bagian utara, laut Sulawesi, dan perairan Kepulauan Sangihe-Talaud. Kondisi ini mengakibatkan peningkatan tinggi gelombang di sejumlah wilayah.

"Tinggi gelombang 1,25-2,5 meter berpeluang terjadi di perairan utara Jawa Tengah, laut Jawa bagian tengah, perairan Karimunjawa, perairan selatan Kalimantan Tengah bagian barat," terang BMKG.


BMKG mengimbau agar memperhatikan risiko tinggi terhadap keselamatan pelayaran. Untuk perahu nelayan (kecepatan angin lebih dari 15 knot, tinggi gelombang di atas 1,25 meter), kapal tongkang (kecepatan angin lebih dari 16 knot, tinggi gelombang di atas 1,5 meter), kapal ferry (kecepatan angin lebih dari 21 knot dan tingggi gelombang di atas 2,5 meter).

"Masyarakat dan kapal-kapal yang melakukan aktivitas di pesisir Laut Jawa dan perairan selatan Kalimantan serta daerah lainnya khususnya yang tercantum dalam daftar peringatan dini di atas harap mempertimbangkan kondisi tersebut," lanjut BMKG.

(rih/sip)