Kerangka dalam Septic Tank

Penampakan Surat Wasiat Suami, Pembuka Tabir Kematian Ayu Shelisha

Pradito Rida Pertana - detikNews
Senin, 30 Des 2019 16:06 WIB
Penampakan surat wasiat suami Ayu Shelisha, Edi Susanto. Foto: Dok Kapolres Bantul, AKBP Wachyu Tri Budi Sulistiyono
Bantul - Polisi masih menyelidiki kasus kematian Ayu Shelisha atau Sheli yang ditemukan jadi kerangka dalam septic tank mertuanya Waluyo, di Bantul. Suami Sheli, Edi Susanto yang diduga sebagai pembunuh Sheli meninggalkan surat wasiat sebelum tewas bunuh diri. Apa isi wasiatnya?

Surat wasiat ini menjadi petunjuk polisi untuk menguak tabir kematian Sheli. Foto surat wasiat yang didapatkan dari Kapolres Bantul, AKBP Wachyu Tri Budi Sulistiyono, Senin (30/12/2019).

Dari foto tersebut, tampak secarik kertas yang ditulis tangan berisi pesan menggunakan Bahasa Jawa, sebagai berikut:

"Mbak Tini mamak tulung dijogo, atine digawe seneng yo mbak Tini. Aku arep nututi simbok tuo karo bojoku: Ayu Shellisa. Pesenku ojo congkrah mergo bondo karo sedulure dewe. Aku ratrimo nek wong tuo pileh kaseh!!! (Mbak Tini, ibu tolong dijaga. Hatinya dibuat bahagia ya, Mbak Tini. Saya akan menyusul nenek dan istriku: Ayu Shellisa. Pesanku jangan bertengkar karena harta dengan saudara sendiri. Saya tidak terima jika orang tua pilih kasih!!!)."


Seperti diberitakan sebelumnya, Edi meninggal akibat bunuh diri pada November 2019. Sedangkan saat itu, Sheli masih belum diketahui keberadaannya. Setiap ditanya tetangga atau keluarga soal Sheli, Edi menjawab tak tahu menahu.

"Patut diduga (Ayu Shelisa) korban pembunuhan, karena ditemukan di dalam septic tank, karena kalau terperosok kan tidak mungkin juga, karena penutup septic tank terbuat dari beton juga," ujarnya saat ditemui di ruang kerjanya, Polres Bantul, Jalan Jenderal Sudirman, Kecamatan Bantul, Kabupaten Bantul, Senin (30/12).


Ditambah kesaksian dari keluarga Edi kepada polisi yang mengungkap Sheli jadi korban KDRT oleh suaminya.

"Pelaku diduga suami korban sendiri (Edi Susanto), yang saat ini meninggal karena gantung diri. Kenapa? Karena orang tua bilang bahwa Edi pernah melakukan tindak kekerasan pada Shelisa," katanya.



Kerangka di Septic Tank Itu Ternyata Ayu Shelisa, Hilang pada 2009:

[Gambas:Video 20detik]



(sip/ams)