Dishub DIY: 3 Kecamatan di Sleman akan Terkoneksi Bus Umum

Usman Hadi - detikNews
Senin, 16 Des 2019 20:31 WIB
Ilustrasi angkutan umum. (Foto: Ristu Hanafi/detikcom)
Sleman - Kepala Bidang Angkutan Dinas Perhubungan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Sumariyoto, menyebut tiga kecamatan di Kabupaten Sleman yakni Kecamatan Ngaglik, Ngemplak dan Godean akan terkoneksi angkutan umum berupa bus.

"Jadi nanti Kementerian (Perhubungan) itu akan membiayai untuk operasional melengkapi (angkutan) perkotaan yang kurang, sesuai dengan Perda Tata Ruang kita (DIY) di Ngaglik, Ngemplak dan Godean," kata Sumariyoto kepada detikcom, Senin (16/12/2019).

Sumariyoto menjelaskan, tiga kecamatan di Sleman itu merupakan bagian dari kawasan perkotaan di DIY yang belum terkoneksi bus Trans Jogja. Untuk itu, pemerintah dalam hal ini Kementerian Perhubungan akan mencoba mengoneksikan tiga wilayah itu.


Dinas Perhubungan DIY, kata Sumariyoto, juga telah melakukan kajian rute bus di tiga kecamatan tersebut. Hasilnya, jika interval antar bus di tiga rute di Kecamatan Ngaglik, Ngemplak dan Godean ialah 15 menit, maka diperkirakan dibutuhkan 28 unit bus.

"Jadi tolong dipahami ya, jadi bukan (dibantu Kemenhub) unit bus 28 bleger, itu bukan, tolong dipahami itu," paparnya. "Jadi kalau interval 15 menit diperkirakan bus yang akan melayani adalah 28. Jadi bukan (28) bus dari pusat ke kita, bukan," lanjutnya.

Pemda DIY, lanjut Sumariyoto, berharap para pengusaha Yogyakarta berpartisipasi dalam lelang proyek ini di Kemenhub. Sebab jika proyek ini dipegang pengusaha lokal, maka operasionalnya diyakini akan berjalan mulus.


Sementara Sumariyoto memperkirakan nilai proyek ini tidak akan lebih dari Rp 50 miliar.

"Berdasarkan perhitungan (pengoneksian tiga kecamatan di Sleman) hanya butuh 28 unit bus, tentunya nggak sampai Rp 50 miliar, cuma pastinya saya nggak tahu," sebutnya.

Sumariyoto sendiri belum bisa memastikan kapan rute bus di Kecamatan Ngaglik, Ngemplak dan Godean itu diluncurkan pemerintah. Hanya saja berdasarkan hitung-hitungannya, diperkirakan tiga rute tersebut di-launching pada April 2020 mendatang.

"(Sekarang) belum (lelang).... Ini kan perkiraan saya, kalau proses lelang kan butuh paling sebulan, proses bangun bus kan tiga bulan, ya paling cepat kan April (di-launching)," tutupnya. (ush/rih)