Ganjar Pranowo Soal Ujian Nasional Diganti: Moga Siswa Merdeka Betul

Usman Hadi - detikNews
Sabtu, 14 Des 2019 20:20 WIB
Ganjar Pranowo. Foto: Usman Hadi/detikcom
Sleman - Mendikbud Nadiem Makarim memutuskan untuk mengganti ujian nasional (UN) dengan asesmen kompetensi minimum dan survei karakter. Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo, berharap gebrakan Nadiem bisa memerdekakan siswa.

"Kemarin temanya (rencana penghapusan UN) kan ingin memerdekakan (siswa), mudah-mudahan merdeka betul," kata Ganjar kepada wartawan usai melantik PP, dewan pertimbangan dan pakar Kagama 2019-2024 di Balai Senat UGM, Sabtu (14/12/2019).

Menurut Ganjar sistem pendidikan di Indonesia memang harus diubah, termasuk UN. Ia berpendapat sebaiknya sistem UN diganti dengan sebuah metode lain yang lebih cocok dengan kondisi geografis dan demografi di Indonesia.

"Mungkin bisa digunakan cara atau metode yang lain, nah saya sepakat itu. Apakah sifatnya ngambil sampling ya, Indonesia Timur, Tengah, Barat, terus kemudian berbagai sekolah, sehingga kita tetap bisa mengukur secara nasional sistem pendidikan kita," sebutnya.


Adapun UN yang sekarang, disebut Ganjar merepotkan siswa dan orangtuanya. "Karena UN kemarin memang menjadi cukup kontroversi ya karena orangtuanya ikut sibuk, anaknya juga stres. Maka pendidikan ini menjadi terasa berat," tuturnya.
selanjutnya Selanjutnya
Halaman
1 2