4 Hari Hilang di Laut China, ABK Asal Pemalang Ditemukan Tewas

Robby Bernardi - detikNews
Rabu, 11 Des 2019 17:13 WIB
Warakonah memegangi foto putra keempatnya yang dikabarkan tewas saat melaut. (Robby Bernardi/detikcom)
Pemalang - Warakonah (60) terlihat berkaca-kaca mendengar kepergian putra keempatnya, Rustono (31). Rustono dikabarkan meninggal setelah tercebur di lautan Anping, Kota Tainan, Taiwan.

Pria yang bekerja sebagai anak buah kapal (ABK) Taiwan itu jatuh ke laut lantaran tersandung tali jaring ikan, Jumat (6/12). Warakonah pun baru mendengar kabar itu pada Senin (9/12).

"Anaknya sangat baik. Gemati (perhatian) sama saya sebagai ibunya," kata Warakonah saat ditemui detikcom di rumahnya, Dukuh Kertosari RT 05 RW 03 Desa Nylempungsari, Petarukan, Pemalang, Rabu (11/12/2019).


Setelah empat hari dinyatakan hilang, Rustono akhirnya ditemukan tewas pada Selasa (10/12). Kabar itu Warakonah dengar dari perusahaan yang memberangkatkan Rustono.

"Kemarin (Selasa) datang ke rumah dari PT-nya. Lupa nama PT-nya. Dari Ciledug katanya mengabarkan hilangnya Rus, tapi kami sudah tahu kabarnya dari kakaknya Rus," ujarnya sedih.

"Saya sedih banget mendengar kabar itu kemarin. Anak saya yang nelepon sendiri ke Atun (adik Rustono)," sambungnya lirih.


Masih teringat di benak Warakonah saat putranya itu mengutarakan keinginannya membangun rumah di tanah yang berhadapan dengan rumahnya.

Rustono sudah 10 tahun mencari nafkah dari melaut, dan baru sebulan yang lalu berangkat ke Taiwan.

"Cita-citanya mau buat rumah, karena itu dirinya melaut lagi. Tuh, di depan rumah sudah ada fondasinya mutar," ucap Warakonah.
Selanjutnya
Halaman
1 2