Golkar Beri Kritik Keras soal Rubicon Bupati Karanganyar, Tapi...

Ristu Hanafi - detikNews
Selasa, 10 Des 2019 15:34 WIB
Ketua DPD I Partai Golkar Jateng, Wisnu Suhardono. (Kanavino/detikcom)
Ketua DPD I Partai Golkar Jateng, Wisnu Suhardono. (Kanavino/detikcom)
Semarang - DPD I Partai Golkar Jawa Tengah menyampaikan kritik kepada kadernya, Bupati Karanganyar Juliyatmono terkait pembelian mobil dinas Jeep Wrangler Rubicon. Namun Golkar mengaku tak akan mencampuri urusan itu terlalu jauh. Mengapa?

"Seandainya Yuli (panggilan Juliyatmono) berkonsultasi dulu dengan saya sebagai kolega dalam kepartaian, maka saya akan katakan 'jangan Yul kamu beli mobil itu, karena walau tak melanggar hukum negara, hukum pemerintahan, menurut saya itu melanggar asas kepatutan'. Di mana melanggaranya? Wong gubernurnya (Jawa Tengah) saya melihat dan katanya (pakai mobdin) Innova, kok bupati pakai Rubicon," kata Ketua DPD I Golkar Jawa Tengah Wisnu Suhardono saat dihubungi detikcom, Selasa (10/12/2019).

"Tapi saya tak mencampuri, karena ini urusan pemerintah, bukan urusan Golkar. Karena mobil itu mobil Pemkab, bukan mobil DPD II (Golkar Karanganyar)," sambung Wisnu.


Wisnu pun meyakini pembelian Rubicon telah dipertimbangkan matang oleh Pemkab Karanganyar. Apalagi oleh Yuli, yang telah menjabat sebagai bupati dua periode ini.

"Rubicon dibeli Pemkab, kan ada aturannya. Dan apakah Yuli sebagai Bupati dua kali tak tahu aturan Pemkab? Kalau menurut aturan Pemkab atau peraturan gubernur (Pemprov Jawa Tengah) bahwa itu (pengadaan) benar, ya benar. Kalau salah, ya dibenarkan, (caranya) ada aturannya juga, ditukar sesuai aturannya, atau bagaimana sanksinya saya tak ngerti ykarena saya tak pernah jadi pejabat," ujarnya.


Wisnu kembali menegaskan sebagai kolega di internal Golkar, ia mengkritik pembelian Rubicon tersebut. Namun sekali lagi, Wisnu juga menegaskan ia tak akan mencampuri urusan Pemkab Karanganyar.

"Kalau nanti bertemu (Yuli), ngapain saya mencampuri," tandasnya.
Selanjutnya
Halaman
1 2