Mobdin Mewah Bupati Karanganyar

Sosiolog Kritik Mobdin Rubicon: Kalau Mau Mewah, Beli Pakai Duit Sendiri

Pradito Rida Pertana - detikNews
Sabtu, 07 Des 2019 14:51 WIB
Diler Jeep di Bintaro. (Foto: Ridwan/detikOto)
Diler Jeep di Bintaro. (Foto: Ridwan/detikOto)
Yogyakarta - Pembelian mobil dinas Jeep Wrangler Rubicon untuk Bupati Karanganyar Juliyatmono menuai polemik. Sosiolog UGM, Arie Sujito, menilai Juliyatmono seharusnya memberi teladan yang baik dengan tidak menggunakan mobil mewah.

"Seorang pemimpin sebetulnya harus memberi contoh penting tentang kesederhanaan. Rubicon kan masuk mobil mewah. Oleh karena itu, saya kira mestinya Bupati (Karanganyar) tidak perlu menggunakan mobil mewah itu, sekalipun (itu) hak dia," ucapnya saat dihubungi detikcom melalui telepon, Sabtu (7/12/2019).

"Dan saya kira bukan soal mampu tidaknya, bukan sekadar hak boleh tidaknya. Tapi sekadar soal komitmen membangun keteladanan seorang pemimpin yang harus hidup tidak perlu menggunakan mobil mewah," sambung Arie.


Terlebih, lanjutnya, saat ini pemerintah dituntut untuk memberi keteladanan di tengah upaya membangun tata kelola pemerintahan yang bersih, akuntabel, dan melayani rakyat. Salah satu keteladanan itu adalah pejabat harus hidup secara sederhana.

"Mestinya tidak perlu (mobil) mewah, (mobil) biasa saja tapi fungsional. Tapi kalau mobil (mewah) itu dibeli dengan kantongnya sendiri sih, beda ya," katanya.

"Oleh karena itu, sebaiknya pejabat-pejabat itu menghindari kontroversi kayak gini, supaya pesan memberi keteladanan soal hidup tidak harus mewah itu sampai (ke masyarakat)," imbuh Arie.
Selanjutnya
Halaman
1 2