Melihat Karya Indah Sabar Subadri, Pelukis Tanpa Tangan yang Mendunia

Hari Disabilitas Internasional

Melihat Karya Indah Sabar Subadri, Pelukis Tanpa Tangan yang Mendunia

Angling Adhitya Purbaya - detikNews
Selasa, 03 Des 2019 16:16 WIB
Sabar Subadri (Angling Adhitya Purbaya/detikcom)
Sabar Subadri (Angling Adhitya Purbaya/detikcom)
Semarang - Sabar Subadri, pelukis tanpa tangan asal Salatiga, Jawa Tengah, menggelar pameran tunggal di Kota Semarang. Dia memamerkan lukisan kebanggaannya yang tidak dijual.

Sabar merupakan pelukis yang cukup punya nama karena karyanya sudah beredar hingga luar negeri, bahkan menjadi ilustrasi kartu pos tematik di penjuru dunia. Pria kelahiran 4 Januari 1979 itu sejak lahir tidak memiliki kedua tangan, namun semangatnya tidak padam hingga akhirnya karyanya dikenal.

"Sejak lahir sudah seperti ini. Melukis sebenarnya bukan bakat, tapi dorongan dari lingkungan dan keluarga," kata Sabar di pameran tunggalnya di Mal Ciputra, Semarang, Selasa (3/12/2019).

Sabar menceritakan singkat perjalanan hidupnya dimulai ketika kecil sempat ditolak lima sekolah dasar hingga akhirnya diterima di SDN Kalicacing 2. Ayahnya merupakan penjaga di suatu sekolah sehingga sering membawa potongan kapur tulis tidak terpakai.

"Bapakku kan pak bon (penjaga sekolah), banyak cuilan kapur, corat coret pakai itu kemudian didorong ikut lomba menggambar," ujarnya.
Melihat Karya Indah Sabar Subadri, Pelukis Tanpa Kaki yang MenduniaSabar Subadri. (Angling Adhitya Purbaya/detikcom)

Sembari tertawa, ia mengaku tidak pernah menang lomba menggambar. Namun kala itu anggota Association of Mouth and Foot Painting Artists (AMFPA) Jakarta menghubungi dan mengajak bergabung. Atas izin orang tua, ia bergabung hingga bisa mengikuti pameran pertamanya di Jakarta.

"Dalam pameran itu, lukisan saya yang pertama terjual dibeli Arswendo Atmowiloto, harganya Rp 150 ribu. Zaman itu sudah banyak. Lukisan pemandangan khas anak-anak," paparnya.
Selanjutnya
Halaman
1 2 3 4