detikNews
2019/12/03 13:20:58 WIB

Pencemaran Bengawan Solo, Ganjar Deadline Perusahaan Perbaiki IPAL

Angling Adhitya Purbaya - detikNews
Halaman 1 dari 3
Pencemaran Bengawan Solo, Ganjar Deadline Perusahaan Perbaiki IPAL Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo memimpin rapat penanganan pencemaran Bengawan Solo, Selasa (3/12/2019). (Foto: dok. Humas Pemprov Jawa Tengah)
Semarang - Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo meminta para pengusaha memperbaiki instalasi pengolahan air limbah (IPAL) perusahaan yang mencemari Bengawan Solo. Mereka diberi batas waktu 12 bulan.

Siang ini digelar rapat koordinasi antara Pemprov Jateng, TNI, Polri, sejumlah perusahaan, termasuk 15 perusahaan besar yang ada di sekitar Bengawan Solo, dan pemerintah daerah yang berkaitan dengan pencemaran itu.

"Jadi pemangku kepentingan, industri besar, menengah, hingga kecil, bupati yang dialiri, TNI, Polri, sepakat tidak akan mencemari," kata Ganjar seusai rapat di gedung B Kantor Pemprov Jateng, Jalan Pahlawan, Semarang, Selasa (3/12/2019).


Dalam pertemuan tersebut disepakati perusahaan yang membuang limbah ke Bengawan Solo diberi waktu 12 bulan untuk memperbaiki sistem IPAL dan tidak lagi mengalirkan limbah ke sungai yang alirannya melintasi wilayah Jawa Tengah-Jawa Timur itu.

"Dua belas bulan ini waktu yang kami berikan untuk tidak membuang limbah dan perbaiki sistem. Kalau kurang waktu, nanti izin ke yang berwenang," jelas Ganjar.


Jika ada yang meminta tambahan waktu karena alasan teknis perbaikan sistem IPAL, Ganjar akan mengizinkannya. Namun komitmen 12 bulan memperbaiki IPAL harus tetap diusahakan. Jika dalam waktu itu tidak selesai dan tidak ada pemberitahuan sebelumnya, penegak hukum akan turun.

"Akan kerja sama dengan Jawa Timur untuk membangun daerah aliran sungai bersama-sama, seluruh pemangku kepentingan terlibat," tegasnya.


Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com