detikNews
2019/12/02 16:36:48 WIB

2 Pelajar Pelaku Aksi Klitih di Yogya Ditetapkan Sebagai ABH

Usman Hadi - detikNews
Halaman 1 dari 2
2 Pelajar Pelaku Aksi Klitih di Yogya Ditetapkan Sebagai ABH Pedang yang dipakai pelaku untuk membacok korban. (Foto: Usman Hadi/detikcom)
Yogyakarta - Dua pelajar SMP di Yogyakarta, RK (15) dan RD (14), telah ditetapkan sebagai anak berhadapan dengan hukum (ABH) oleh polisi. Keduanya berurusan dengan polisi setelah membacok Mohammad (18) di Jalan Ireda, Yogya, Minggu (1/12) dini hari.

"Bukan tersangka, bahasanya anak berhadapan dengan hukum (ABH)," jelas Kasat Reskrim Polresta Yogyakarta, Kompol Sutikno, saat dihubungi wartawan, Senin (2/12/2019).

"Jadi 'tersangka' dalam undang-undang anak itu bukan tersangka, tapi anak yang berhadapan dengan hukum (ABH). Kemudian yang rekan-rekan lainnya (berstatus) saksi," sambungnya.


Sutikno menuturkan, berdasarkan informasi yang diperolehnya kedua pelaku sengaja menyerang korban dengan tujuan mencari lawan, walaupun di antara keduanya tidak saling mengenal satu dengan yang lain. Kejadian itu sering disebut aksi klitih.

"Motifnya mereka mencari lawan. Ya memang mereka niatnya nyari-nyari musuh. Mereka enggak kenal, asal, pokoknya dia keluar ada yang kelihatan (objek) dipepet, dikejar, kemudian terjadilah itu," sebutnya.


Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com