detikNews
2019/12/02 13:15:31 WIB

Yogya Istimewa!

Camat Kota Yogya Kini Disebut Mantri, di Kabupaten Dipanggil Panewu

Usman Hadi - detikNews
Halaman 1 dari 2
Camat Kota Yogya Kini Disebut Mantri, di Kabupaten Dipanggil Panewu Tugu ikon Yogyakarta. (Foto: Ristu Hanafi/detikcom)
Yogyakarta - Pemda Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) akan mengubah nomenklatur kelembagaan kecamatan dan desa. Perubahan nomenklatur itu merupakan amanat UU No 13 Tahun 2012 tentang Keistimewaan DIY yang diturunkan dalam Pergub No 25 Tahun 2019.

Paniradya Pati Paniradya Keistimewaan DIY, Beny Suharsono, menjelaskan Pergub 25 Tahun 2019 tentang pedoman kelembagaan urusan keistimewaan pada pemerintah kabupaten/kota dan kalurahan kini sedang ditindaklanjuti oleh Pemda II.

"Kalau nomenklatur di Pergub 25 (2019) yang sekarang ditindaklanjuti dengan (dibahasnya) Perda Kabupaten/Kota. Di mana Perda Kabupaten/Kota yang kita urutkan dari kesiapan masing-masing Kabupaten/Kota, itu Kulon Progo yang paling siap," katanya.


Hal itu disampaikan Beny saat konferensi pers di Media Center Kepatihan Kantor Gubernur DIY, Senin (2/12/2019). Selain Beny, hadir Kepala Bagian Humas Biro Umum Humas dan Protokol Setda DIY, Ditya Nunaryo Aji.

Beny menuturkan, perubahan nomenklatur kelembagaan ini akan dilakukan secara bertahap pada akhir 2019 hingga 2020 mendatang. Perubahan nomenklatur tersebut akan disesuaikan dengan nomenklatur dalam Pergub No 25 tahun 2019.

"Jadi kalau di Kota, (nama) Kecamatan menjadi Kemantren, maka sebutan camatnya menjadi Mantri Pamong Praja. Kemudian sekretaris kecamatannya menjadi Mantri Anom," jelasnya.

"Kemudian (nama kecamatan) yang di Kabupaten bagaimana? Di Kabupaten akan dengan sebutan Kapanewon, kemudian camatnya sama menjadi Panewu (Sekcam menjadi Panewu Anom)," lanjutnya.


Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com