detikNews
2019/11/22 19:21:22 WIB

Ramai UU Keistimewaan Digugat, Granad: Setop Istilah WNI Nonpribumi di DIY

Usman Hadi - detikNews
Halaman 1 dari 3
Ramai UU Keistimewaan Digugat, Granad: Setop Istilah WNI Nonpribumi di DIY Gerakan Anak Negeri Antidiskriminasi (Granad) minta pejabat publik di DIY setop penggunaan istilah WNI nonpribumi kepada suku Tionghoa Indonesia, Jumat (22/11/2019). Foto: Usman Hadi/detikcom
Sleman - Kelompok yang menamakan diri Gerakan Anak Negeri Antidiskriminasi (Granad) meminta para pejabat publik di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) menyetop penggunaan istilah Warga Negara Indonesia (WNI) nonpribumi kepada suku Tionghoa Indonesia.

"Meminta para pejabat negara, khususnya Pemprov DIY agar menghormati dan taat pada konstitusi NKRI sebagaimana sumpah jabatan yang pernah diucapkan. Segera menghentikan penggunaan istilah WNI pribumi dan WNI nonpribumi," kata Ketua Granad, Willie Sebastian, Jumat (22/11/2019).

Hal itu disampaikan Willie kepada wartawan di Banyu Mili Resto, Sleman, DIY.


Willie menegaskan, di dalam konstitusi NKRI tidak pernah dikenal istilah WNI pribumi dan WNI nonpribumi. Pemerintah sendiri juga telah mengeluarkan Instruksi Presiden Nomor 26 Tahun 1998 tentang menghentikan penggunaan istilah pribumi dan nonpribumi.


Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com