detikNews
Selasa 19 November 2019, 13:24 WIB

Bupati Kendal Sebut Eks Lokalisasi Gambilangu Bisa Jadi Tempat Kuliner

Angling Adhitya Purbaya - detikNews
Bupati Kendal Sebut Eks Lokalisasi Gambilangu Bisa Jadi Tempat Kuliner Lokalisasi Gambilangu di perbatasan Semarang-Kendal. (Angling Adhitya Purbaya/detikcom)
Semarang - Lokalisasi Gambilangu atau yang dikenal dengan GBL atau JBL, yang berada di perbatasan Semarang-Kendal, resmi ditutup hari ini. Bupati Kendal Mirna Annisa mengatakan kawasan ini bisa diubah menjadi pusat kuliner atau home stay.

"Misal jadi kawasan kuliner, home stay tanpa prostitusi. Yang jelas, harus dikaji dahulu" kata Mirna di sela acara seremonial penutupan JBL di Terminal Mangkang, Semarang, Selasa (19/11/2019).

Dalam kesempatan yang sama, Wakil Wali Kota Semarang Hevearita Gunaryanti Rahayu atau Ita menyebut lokasi tersebut strategis.

"Tempat ini strategis, akan dikaji akan dibuat seperti apa," kata Ita.


Sebelumnya diberitakan Lokalisasi Gambilangu menjadi lokalisasi ke-162 yang ditutup di Indonesia. Dirjen Rehabilitasi Sosial, Tunasusila, dan Korban Perdagangan Orang Kemensos Waskita Budi Kusumo mengungkapkan pemerintah menargetkan akan menutup 169 lokalisasi di Indonesia.

"Ini ke-162 dari 169. Target tahun ini," kata Waskita.


Ia menjelaskan, dengan ditutupnya JBL, penutupan lokalisasi di Jawa sudah rampung. Pekan depan ia akan melanjutkan penutupan lokalisasi di Ambon.

"Jawa sudah selesai. Masih ada di Sumatera Utara, Bangka Belitung, Bengkulu, Palangka Raya, Timika Papua, dan Ambon," tutur Waskita.
(alg/sip)


Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com