2 Pekerja Double Track Bogor-Sukabumi yang Tewas Dimakamkan di Grobogan

Akrom Hazami - detikNews
Minggu, 17 Nov 2019 14:56 WIB
Pemakaman dua pekerja proyek double track Bogor-Sukabumi dimakamkan di Grobogan. Foto: Akrom Hazami/detikcom
Pemakaman dua pekerja proyek double track Bogor-Sukabumi dimakamkan di Grobogan. Foto: Akrom Hazami/detikcom


"Di sana tinggal di mess stasiun. (yang dikerjakan) itu penahan tanah double track. Dengan kontrak berakhir Desember, sudah selesai. Kalau haknya akan dipenuhi. Sudah disiapkan," ungkapnya.

Sementara itu keluarga menolak autopsi lantaran kematian korban murni kecelakaan.

"Keluarga nolak autopsi karena itu kecelakaan murni. Kecuali kalau jatuh. Tertimbun longsor kan," tambahnya.

Diwawancara terpisah, paman korban Tri Wisnu, bernama Sugiarto mempunyai kesan mendalam tentang keponakannya. Dia mengatakan, korban selama ini amat baik.


"Kesan terakhir, dia (Tri Wisnu) salaman saya. 'Dhe saya mau kerja. Masmu tidak diajak? Nggak dhe, saya cuma sebentar. Sediluk (sebentar) saya'," begitu kalimat yang terngiang di telinga Sugiarto, ketika Tri Wisnu pamit kerja berangkat ke Bogor.

Sehingga dia kaget saat mendengar kabar duka keponakannya itu. Sugiarto menjelaskan bahwa Tri Wisnu merupakan tulang punggung keluarga.

"Saya pulang ngarit. Kaget saya. Ponakan saya (Tri Wisnu) itu," kata Sugiarto.

Diberitakan sebelumnya, longsor terjadi di proyek pembangunan Double Track Rel Kereta Api Sukabumi-Bogor, Cigombong pada Sabtu (16/11) pukul 08.00 WIB. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bogor menyebut ada 5 orang pekerja yang tertimbun akibat kejadian itu.

Dari 5 orang korban, dua diantaranya dinyatakan tewas sementara tiga orang lainnya selamat. Informasi yang diberikan BPBD, identitas tiga korban selamat masing-masing bernama Sarpin/Kiswanto (30), Sukardi (44), Parjo (47) ketiganya warga Grobogan, Jawa Tengah.
Halaman

(sip/sip)