detikNews
2019/11/08 11:49:17 WIB

Ramai-ramai Warga Kawasan Rawan Bencana Merapi Arsipkan Surat Penting

Achmad Syauqi - detikNews
Halaman 1 dari 2
Ramai-ramai Warga Kawasan Rawan Bencana Merapi Arsipkan Surat Penting Warga di kawasan rawan bencana Merapi mengarsipkan dokumen penting. (Achmad Syauqi/detikcom)
Klaten - Warga yang tinggal di kawasan rawan bencana (KRB) erupsi Gunung Merapi ramai-ramai mengarsipkan dokumen-dokumen pentingnya. Hal ini sebagai bentuk antisipasi hilangnya dokumen penting jika terjadi bencana di daerah mereka.

"Sudah lebih dari 100 keluarga yang mengarsipkan data surat pentingnya, tapi itu belum semua karena total ada 600 keluarga. Jumlahnya akan terus bertambah jika melihat antusiasme warga," jelas Kaur Perencanaan Pemerintah Desa Balerante, Kecamatan Kemalang, Jainu kepada detikcom, Jumat (8/11/2019).

Menurut Jainu, pengarsipan data surat penting dimulai empat hari lalu. Warga mendapat layanan ini secara gratis.

Karena peminat semakin banyak, kegiatan diperpanjang satu hari hingga besok.


Pengarsipan itu disambut antusias warga karena banyak dokumen penting hilang saat erupsi Gunung Merapi 2010.

Sedangkan saat akan mengurus pembuatan dokumen baru, warga punya kendala karena tak memiliki bukti.

Kabid Kearsipan, Dinas Arsip dan Perpustakaan Daerah Pemkab Klaten Rinto Padmono menambahkan semua data surat penting mulai ijazah, akta nikah, sertifikat tanah, BPKB kendaraan, dan akta lahir dikumpulkan lalu didata petugas.

"Surat penting di-scan, dicatat, dan diregister sebelum disimpan di komputer. Nantinya dipindah ke file," ungkapnya.

Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com