Pemkab Klaten Kaji Polisikan Pembakar Pohon Peneduh Jalan

Pemkab Klaten Kaji Polisikan Pembakar Pohon Peneduh Jalan

Achmad Syauqi - detikNews
Senin, 04 Nov 2019 13:46 WIB
Pohon turus di Klaten yang dibakar oleh orang tak dikenal, Senin (4/11/2019). Foto: Achmad Syauqi
Pohon turus di Klaten yang dibakar oleh orang tak dikenal, Senin (4/11/2019). Foto: Achmad Syauqi
Klaten - Pemkab Klaten mengkaji kemungkinan membawa kasus pembakaran pohon turus peneduh jalan ke ranah hukum. Perilaku orang tak bertanggung jawab itu dinilai merugikan banyak pihak.

"Kami belum mendata berapa jumlahnya. Tapi akan dikaji kemungkinan diproses hukum sebab pembakaran itu merugikan," kata Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Klaten, Tajuddin Akbar, usai rapat di B2 Pemkab Klaten, Senin (4/11/2019).

Tajudin menegaskan pembakaran pohon turus itu merugikan pemerintah dan masyarakat dari sisi lingkungan. Dengan begitu bisa berpotensi melanggar UU Lingkungan Hidup.


Selain itu, pohon turus jalan juga sebagai penguat atau penahan badan jalan dari kerusakan serta merupakan aset pemerintah daerah. Sehingga tidak bisa sembarangan ditebang atau dibakar.

"Pohon peneduh jalan itu aset. Apa alasan untuk membakarnya?" tambahnya.

Pemkab Klaten Ancam Polisikan Pembakar Pohon Peneduh JalanPohon turus di Klaten yang dibakar, Senin (4/11/2019). Foto: Achmad Syauqi

Dinas akan segera mengecek lokasi mana saja pohon yang dibakar. Sebagai langkah antisipasi agar kasus serupa tak terulang lagi, dinas juga akan meningkatkan sosialisasi ke masyarakat agar ikut merawat pohon.

Terpisah, Kapolsek Polanharjo AKP Sugeng Handoko mengatakan belum ada laporan soal pembakaran pohon milik DPUPR tersebut.

"Namun akan kami cek dan tingkatan patroli," katanya saat dihubungi melalui telepon.

Pantauan detikcom di Jl Delanggu-Polanharjo ada tujuh pohon yang hangus. Ada yang berdiri tinggal menjadi arang dan ada yang masih hidup tetapi kulit sudah hilang. (rih/rih)