detikNews
Selasa 22 Oktober 2019, 10:38 WIB

Jokowi Bagi-bagi Kursi, Pusham UII Cium Gelagat Kekuasaan Tambun Oligarki

Usman Hadi - detikNews
Jokowi Bagi-bagi Kursi, Pusham UII Cium Gelagat Kekuasaan Tambun Oligarki Presiden Jokowi setelah dilantik. (Andhika Prasetia/detikcom)
Yogyakarta - Direktur Pusat Studi Hukum dan Hak Asasi Manusia Universitas Islam Indonesia (Pusham UII), Eko Riyadi, mencium gelagat dibangunnya oligarki oleh rezim saat ini. Hal itu terlihat dari sistem kekuasaan tambun yang sedang dirancang.

"Saya mencium gelagat dibangunnya sistem kekuasaan tambun dalam rangka membangun oligarki," kata Eko dalam keterangannya kepada detikcom, Selasa (22/10/2019).


Menurutnya, kekuasaan tambun yang sedang dirancang saat ini hanya tampak manis di depan. Namun sebenarnya hal itu menyimpan potensi bahaya besar, lantaran tiadanya kekuatan penyeimbang kritis dari luar pemerintahan.

"Saat ini terlihat adanya rencana perkawinan mesra antara partai politik dan eksekutif. Jika itu benar terjadi, tinggal satu pilihannya, rakyat harus membangun mekanismenya sendiri dalam rangka menjadi kekuatan penyeimbang," tuturnya.

Kekuatan penyeimbang dari rakyat, tutur Eko, bisa diwujudkan melalui mimbar akademik yang bisa dipertanggungjawabkan. Menurutnya, kekuatan rakyat diperlukan agar pemerintah yang dirancang oleh elite politik tidak menjadi kekuasaan absolut.


"Setiap kekuasaan, sekecil apa pun, harus ada mekanisme kontrolnya. Apalagi kekuasaan negara dengan kewenangannya yang sangat besar. Ia (kekuasaan) membutuhkan mekanisme kontrol agar tidak menjadi kekuasaan absolut," terangnya.

Meski demikian, Eko tetap mengapresiasi proses pergantian kekuasaan yang secara umum berlangsung tertib dan aman. Hanya, ia menyayangkan minimnya kekuatan politik yang secara tegas menyatakan berada di luar pemerintahan.

"Jika hanya PKS yang oposisi, bisa disebut 'wujuuduhu ka'adamihi', kehadirannya seperti ketiadaannya," sebutnya.




Prabowo Siap Bantu Pemerintah, PDIP: Kita Ingin Bangun Bangsa Bersama-sama:

[Gambas:Video 20detik]




(ush/sip)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com