Jika Muslim United Tetap Gelar Acara di Masjid Gedhe, Sultan: Urusan Polisi

Usman Hadi - detikNews
Jumat, 11 Okt 2019 12:30 WIB
Masjid Gedhe Kauman, Yogyakarta. Foto: Usman Hadi/detikcom
Yogyakarta - Raja Keraton Ngayogyakarta Hadiningrat, Sri Sultan Hamengku Buwono (HB) X, menegaskan pihaknya tidak memberikan izin penggunaan Kagungan Ndalem (KgD) Masjid Gedhe Kauman untuk kegiatan Muslim United #2. Menurutnya jika acara itu tetap digelar di Masjid Gedhe menjadi urusan polisi.

"Itu kan urusan polisi, kalau saya hanya itu, ya kan. Ya asal aman dan sebagainya itu kan urusan polisi," ujar Sultan HB X kepada wartawan di Kompleks Kepatihan Kantor Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Jumat (11/10/2019).

Sultan kembali menegaskan bahwa Keraton tak memberi izin kepada Muslim United yang rangkaian acaranya dimulai hari ini itu.

"Kita kan yang punya rumah, kan (Keraton) tidak mengizinkan," imbuhnya.


Diwawancara terpisah, Kabid Humas Polda DIY, Kombes Yuliyanto, memastikan hingga detik ini aparat kepolisian belum menerima surat pemberitahuan atau permohonan izin kegiatan Muslim United #2 di Masjid Gedhe Kauman.
Selanjutnya
Halaman
1 2