Puncak Kemarau, Begini Kondisi Embung Nglanggeran Gunungkidul

Pradito Rida Pertana - detikNews
Rabu, 09 Okt 2019 15:47 WIB
Foto: Pradito Rida Pertana/detikcom

Selain itu, Aris menyebut keringnya embung Nglanggeran karena pemanfaatan air untuk menyirami tanaman buah di bawah embung. Hal itu agar tanaman buah di kebun buah Nglanggeran tidak mati.
Embung NglanggeranEmbung Nglanggeran Foto: Pradito Rida Pertana/detikcom

"Dan habisnya air di embung juga karena untuk menyirami kebun durian dan kelengkeng. Karena memang fungsi embung kan untuk pengairan tanaman saat terjadi krisis air," ucapnya.

Aris menambahkan, bahwa ia berharap hujan segera turun agar air di dalam embung segera terisi dengan air. Mengingat tidak ada sumber air di sekitaran kebun buah Nglanggeran.

"Keringnya embung Nglanggeran hanya sementara, besok kalau sudah musim hujan akan terisi (air) lagi. Karena tidak ada sumber air di dekat sini yang bisa dimanfaatkan untuk mengisi embung Nglanggeran," ucap Aris.



(bgk/bgs)