detikNews
2019/10/04 16:27:34 WIB

Puncak Kemarau, Warga Gunungkidul Tampung Air dari Pipa PDAM yang Bocor

Pradito Rida Pertana - detikNews
Halaman 1 dari 2
Puncak Kemarau, Warga Gunungkidul Tampung Air dari Pipa PDAM yang Bocor Warga di Kecamatan Rongkop, Gunungkidul mengambil air dari pipa PDAM yang bocor. Foto: Pradito Rida Pertana/detikcom
Gunungkidul - Warga Dusun Condong, Desa Botodayaan, Kecamatan Rongkop, Gunungkidul memanfaatkan air dari pipa bocor milik PDAM. Air yang ditampung di lubang tengah ladang dimanfaatkan warga agar bisa hemat biaya membeli air selama musim kemarau.

"Ini baru pertama kali saya ambil air di sini (lubang di tengah lahan Dusun Condong, Desa Botodayaan, Kecamatan Rongkop, Gunungkidul). Memang airnya agak keruh, tapi gimana lagi, dari pada beli," ucap salah seorang warga Reti (55) kepada wartawan saat mengambil air di sebuah lubang, Dusun Condong, Desa Botodayaan, Kecamatan Rongkop, Gunungkidul, Jumat (4/10/2019).

Mengingat untuk memenuhi kebutuhan air bersih, warga kerap membeli air per tangki kapasitas 5 ribu liter dengan harga Rp 150 ribu hingga Rp 160 ribu.

Warga di Kecamatan Rongkop, Gunungkidul mengambil air dari pipa PDAM yang bocor.Warga di Kecamatan Rongkop, Gunungkidul mengambil air dari pipa PDAM yang bocor. Foto: Pradito Rida Pertana/detikcom

"Jadi setelah tahu ada bocoran air dari pipa itu warga membuat lubang untuk menampung air lalu diambil sesuai kebutuhan, dan ini sudah berlangsung sekitar tiga bulanan ini," katanya.


Reti menambahkan, lubang tersebut memiliki diameter dan kedalaman 30 cm. Karena itu, warga harus mengantre untuk mengambil air di lubang tersebut, mengingat kapasitas lubang tidak terlalu besar.

Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com